Investor Asing Masih Wait and See di Bursa Tanah Air

Rabu, 15 Mei 2019 - 22:51 WIB
Investor Asing Masih...
Investor Asing Masih Wait and See di Bursa Tanah Air
A A A
JAKARTA - Buruknya neraca perdagangan Indonesia yang defisit USD2,50 miliar berdampak negatif terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini. Penutupan perdagangan Rabu ini, IHSG kehilangan 90,32 poin atau 1,49% meninggalkan level 6.000 menjadi 5.980,88.

Atas hasil tersebut, analis dari Quant Kapital Investasi, Hans Kwee, mengatakan investor asing akan memilih langkah wait and see untuk kembali berinvestasi di Indonesia.

"Untuk saat ini, investor asing masih wait and see terhadap ekonomi Indonesia setelah neraca dagang Indonesia defisit, apalagi minggu depan pengumuman presiden dari KPU sangat ditunggu investor," ujar Hans saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Namun, Hans menerangkan investor asing yang banyak melepas kepemilikan saham di Indonesia tidak akan berlangsung lama. Pasalnya bursa tanah air bakal kembali menghijau.

"Enggak lama, IHSG merah paling hari ini saja besok sudah kembali rebound lagi," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perdagangan Jawa Timur...
Perdagangan Jawa Timur Mei 2023 Defisit USD659,81 Juta
Selama Januari - Mei...
Selama Januari - Mei 2021, Neraca Perdagangan Jawa Timur Defisit USD1,59 Miliar
Neraca Dagang Mei Diramal...
Neraca Dagang Mei Diramal Surplus USD2 Miliar
Januari-Mei, Neraca...
Januari-Mei, Neraca Perdagangan Jatim Defisit USD107,53 Juta
Neraca Perdagangan Mei...
Neraca Perdagangan Mei 2020 Surplus US$2,09 Miliar
BPS: Ekspor Mei Meningkat...
BPS: Ekspor Mei Meningkat 58,76% Tembus USD16,60 Miliar
Berita Terkini
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
33 menit yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
49 menit yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
2 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
2 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved