Neraca Dagang Tekor, Ekonom Minta BI Turunkan Suku Bunga

Kamis, 16 Mei 2019 - 09:23 WIB
Neraca Dagang Tekor,...
Neraca Dagang Tekor, Ekonom Minta BI Turunkan Suku Bunga
A A A
JAKARTA - Ekonom Indef Bhima Yudisthira menilai Bank Indonesia perlu menurunkan suku bunga acuan. Hal ini berkaitan dengan faktor eksternal maupun internal dimana neraca perdagangan yang kembali tekor pada bulan April 2019.

"Harapanya BI lakukan penurunan suku bunga acuan. Ruang penurunan bunga acuan masih terbuka meski ada tekanan eksternal dan internal yang meningkat," ujar Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Kamis (16/5/2019)

Menurutnya, BI bisa mulai menurunkan suku bunga secara bertahap 25 basis poin (bps). Penurunan suku bunga acuan diperlukan untuk menstimulasi sektor riil. "Pengusaha ekspor kondisinya tertekan dengan kenaikan biaya produksi dan lesunya permintaan global," kata Bhima.

Menurut dia, penurunan suku bunga akan menjadi angin segar sehingga tekanan bisa mereda. Daya saing pun diharapkan terdongkrak karena biaya pinjaman (cost of borrowing) menurun. "Jadi kita tunggu apa BI bernyali menurunkan suku bunga sebagai langkah pre-emptives dan ahead the curves," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonom: BI Berpeluang...
Ekonom: BI Berpeluang Lanjutkan Pemangkasan BI Rate hingga 5,50% Akhir 2024
BI Kembali Pertahankan...
BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan Maret 2026 di Level 4,75 Persen
BI Kembali Tahan Suku...
BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan November di Level 4,75%
Membaca Peluang Tipis...
Membaca Peluang Tipis Penurunan Suku Bunga Acuan BI Jelang Tutup Tahun 2025
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Suku Bunga Acuan Kembali...
Suku Bunga Acuan Kembali Ditahan 6%, Begini Penjelasan BI
Berita Terkini
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
9 menit yang lalu
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
22 menit yang lalu
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
36 menit yang lalu
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
1 jam yang lalu
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
1 jam yang lalu
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
1 jam yang lalu
Infografis
Manfaat Jus Mentimun...
Manfaat Jus Mentimun untuk Turunkan Asam Urat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved