Bea Cukai Bahas Pengembangan Teknik Kepabeanan di Forum Kepabeanan Asia Pasifik

Kamis, 16 Mei 2019 - 13:46 WIB
Bea Cukai Bahas Pengembangan...
Bea Cukai Bahas Pengembangan Teknik Kepabeanan di Forum Kepabeanan Asia Pasifik
A A A
JAKARTA - Bea Cukai, sebagai salah satu administrasi kepabeanan yang tergabung dalam World Customs Organization (WCO), hadir dalam pertemuan tahunan para pimpinan administrasi kepabeanan se-Asia Pasifik (AP) bertajuk '20th Regional Heads of Customs Administration (RHCA)', di Kochi, India, pada tanggal 7 hingga 10 Mei 2019.

Dalam pertemuan tahunan yang juga dihadiri WCO Secretary General, Regional Office for Capacity Building, dan Regional Intelligence Liaison Office ini, Bea Cukai bersama para business stakeholders, mendiskusikan kemajuan perdagangan global dan harapan kepada administrasi kepabeanan untuk dapat menjawab tantangan, khususnya dalam promosi, fasilitasi, pengamanan perdagangan global serta terkait e-commerce, e-seals, supply chain logistic, block chain technology, IT platforms, trade partnership, dan ethical leadership.

“Pertemuan secara intens membahas diskusi program kerja WCO, ROCB, RILO, Regional Strategic Plan 2018-2020, presentasi beberapa negara termasuk Indonesia dalam pengembangan teknik kepabeanan, presentasi kandidat AP di posisi WCO Director of Compliance and Facilitation (India) dan WCO Director of Capacity Building (Korea), serta keanggotaan AP di WCO Audit Committee, Finance Committee, dan Policy Commission,” jelas Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Bea Cukai, Syarif Hidayat, pada Kamis (16/5/2019).

Indonesia, lanjut Syarif, dalam pertemuan itu juga menyampaikan berbagai posisi penting terkait pengembangan sistem Passanger Risk Management di Indonesia dan urgensi PNR data exchange, kesediaan dan pengukuhan kembali keanggotaan Indonesia di WCO Audit Committee 2019/2020, apresiasi kepercayaan dan kesiapan Indonesia di ketuanrumahan WCO Technology Conference 2020 di Bali, expression of interest Indonesia sebagai AP Vice-Chair Office 2020/2022, dan dukungan penyiapan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bea Cukai sebagai AP Regional Training Centre.

“Di sela acara, kami juga berkesempatan melakukan pertemuan bilateral dengan beberapa negara, seperti India, Australia, New Zealand, China, Hong Kong, Singapura, Timor Leste, dan Srilanka, ROCB dan WCO, terkait potensi pengembangan kerja sama kepabeanan, pembangunan kapasitas, dan kerja sama teknis kepabeanan,” terangnya.

Hasil pertemuan RHCA, menurut Syarif akan menjadi masukan berbagai posisi penting Indonesia untuk diusung dalam pertemuan para pimpinan tertinggi administrasi kepabeanan sedunia, yaitu WCO Council Session, yang akan diselenggarakan Kantor Pusat WCO di Brussels, tanggal 27-29 Juni 2019.

“Dalam pertemuan tersebut, direncanakan Indonesia akan melakukan beberapa pertemuan bilateral dengan negara mitra seperti Hong Kong, China, Belgia dan Singapura untuk membahas berbagai isu dan kerja sama teknis kepabeanan kedua negara,” pungkasnya.
(akn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Resmi Menaikkan...
Pemerintah Resmi Menaikkan Cukai Rokok 10 Persen untuk Tahun Depan
DJBC Sulawesi Bagian...
DJBC Sulawesi Bagian Selatan Ikut Meriahkan Hari Bea Cukai ke-75
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Gaji dan Tunjangan Pegawai...
Gaji dan Tunjangan Pegawai Bea Cukai Berbagai Golongan, Ada Sampai Puluhan Juta Sebulan
Pelayanan Bea dan Cukai...
Pelayanan Bea dan Cukai Dipastikan Tetap Lancar Meski Gunakan Sistem Manual
Sebut Netizen Babu dan...
Sebut Netizen Babu dan Bacot, Pegawai Bea Cukai Ini Kena Sanksi
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
8 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
9 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
11 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
13 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
14 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
15 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved