BI: Transaksi Perbankan Meningkat saat Aksi Massa 22 Mei

Kamis, 23 Mei 2019 - 15:37 WIB
BI: Transaksi Perbankan...
BI: Transaksi Perbankan Meningkat saat Aksi Massa 22 Mei
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia mengatakan aksi massa pada 22 Mei terkait Pemilu dan diwarnai kericuhan tidak mengganggu kegiatan sistem pembayaran industri perbankan secara signifikan. Justru sebaliknya, transaksi untuk transfer dana meningkat.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengatakan kondisi industri perbankan pada puncak aksi 22 Mei 2019 dikategorikan berjalan normal. Meski demikian, BI dan anggota lainnya di Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) sangat menyayangkan terjadi kericuhan seusai aksi demonstrasi.

"Dari kemarin perbankan berjalan normal. Apalagi hari ini. Hari Kamis ini sudah ada 13 bank yang mengambil penarikan dari BI untuk kebutuhan transaksi," kata Perry di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (23/5/2019).

Pada 22 Mei 2019, Perry merinci, transfer melalui sistem pembayaran di perbankan juga kondusif dengan volume yang lebih tinggi dibanding hari-hari reguler. Misalnya, kata Perry, transfer melalui layanan Real-Time Gross Settlement (RTGS) mencapai Rp577 triliun atau meningkat sekitar 10% dari transfer di hari biasa yang sebesar Rp524 triliun.

Sementara itu, transfer melalui Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) sebesar Rp14 triliun dengan volume 696 ribu pada 22 Mei 2019.

"Jadi penyelenggaraan transaksi ekonomi untuk penyelesaian transaksi mengenai sistem pembayaran kliring di SKNBI maupun kliring besar (RTGS) itu berjalan normal," ujar Perry.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pelemparan Polantas,...
Pelemparan Polantas, Satu Remaja Tanggung Ditetapkan Tersangka
Polisi Pulangkan 19...
Polisi Pulangkan 19 Remaja yang Terlibat Kericuhan di Depan Gedung DPR/MPR
Sampaikan Aspirasi Damai,...
Sampaikan Aspirasi Damai, Corong Rakyat: Demo Boleh, Anarkis Jangan
Polisi Bubarkan Unjuk...
Polisi Bubarkan Unjuk Rasa Pencari Suaka Afghanistan di Kebon Sirih
Antisipasi Aksi Massa,...
Antisipasi Aksi Massa, Mobil Baracuda dan Ratusan Personel TNI-Polri Sudah Siaga di Gedung DPR
Unjuk Rasa Menolak Rencana...
Unjuk Rasa Menolak Rencana Pengesahan RKUHP Meluas
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved