Sri Mulyani Berharap Momen Lebaran 2019 Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Rabu, 05 Juni 2019 - 20:08 WIB
Sri Mulyani Berharap Momen Lebaran 2019 Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memiliki harapan besar pada lebaran tahun ini, dimana momen ini bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Lebaran biasanya akan meningkatkan konsumsi rumah tangga yang mana menyumbang kepada pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal kedua sehingga sesuai target.
"Harapan saya di Lebaran ini agar pertumbuhan ekonomi Indonesia sesuai dengan target yang ditentukan oleh kita dalam APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) 2019," ujar Menteri Sri Mulyani di Jakarta.Sambung dia menambahkan, Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang sudah ciar per tanggal 24 Mei bisa berdampak besar pada pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Lanjutnya dia bonus tersebut bisa membuat pertumbuhan ekonomi kuartal II mencapai level 5,1%.
"Target tersebut lebih baik dibanding realisasi pertumbuhan kuartal I 2019 yang hanya 5,07% karena pertumbuhan ekonomi ini akan didorong oleh konsumsi rumah tangga yang diyakini bisa bertahan di atas 5% per tahun," jelasnya.
Lebih lanjut terang dia, pengaruh THR terhadap konsumsi bisa melalui dua jalur. Pertama, belanja PNS sedangkan kedua yakni pendapatan produsen. "Ketika PNS mulai membelanjakan uangnya, maka uang tersebut bisa memperbaiki pendapatan produsen, seperti baju atau makanan. Perbaikan pendapatan tersebut diharapkan bisa digunakan kembali untuk kegiatan konsumsi," jelasnya.
"Harapan saya di Lebaran ini agar pertumbuhan ekonomi Indonesia sesuai dengan target yang ditentukan oleh kita dalam APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) 2019," ujar Menteri Sri Mulyani di Jakarta.Sambung dia menambahkan, Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang sudah ciar per tanggal 24 Mei bisa berdampak besar pada pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Lanjutnya dia bonus tersebut bisa membuat pertumbuhan ekonomi kuartal II mencapai level 5,1%.
"Target tersebut lebih baik dibanding realisasi pertumbuhan kuartal I 2019 yang hanya 5,07% karena pertumbuhan ekonomi ini akan didorong oleh konsumsi rumah tangga yang diyakini bisa bertahan di atas 5% per tahun," jelasnya.
Lebih lanjut terang dia, pengaruh THR terhadap konsumsi bisa melalui dua jalur. Pertama, belanja PNS sedangkan kedua yakni pendapatan produsen. "Ketika PNS mulai membelanjakan uangnya, maka uang tersebut bisa memperbaiki pendapatan produsen, seperti baju atau makanan. Perbaikan pendapatan tersebut diharapkan bisa digunakan kembali untuk kegiatan konsumsi," jelasnya.
(akr)
Lihat Juga :