PNM Dorong Nasabah Mekaar Naik Kelas

Selasa, 11 Juni 2019 - 10:00 WIB
PNM Dorong Nasabah Mekaar...
PNM Dorong Nasabah Mekaar Naik Kelas
A A A
JAKARTA - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM siap mendorong sekitar 200.000 nasabah program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) untuk naik kelas.

Strategi yang akan dilakukan dengan menggandeng bank penyalur KUR mikro dan meluncurkan Mekaar Plus pada bulan Juni tahun ini. Direktur Utama PNM Arief Mulyadi mengatakan sedang menyiapkan strategi untuk mendorong nasabah Mekaar untuk naik kelas sehingga usahanya lebih optimal.

Setidaknya ada 200.000 nasabah yang siap naik kelas atau kebutuhan pinjamannya Rp10-15 juta. Karena itu, perseroan siap menggandeng PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) dan PT Bank Mandiri Tbk untuk menyalurkan KUR mikro yang dibutuhkan nasabah.

“Fokus utamanya adalah nasabah Mekaar yang naik kelas. Caranya dengan menggandeng program KUR mikro dan menggunakan program kami sendiri, yaitu Mekaar Plus,” ujar Arief di Jakarta, kemarin.

Menurut dia, pihaknya membuka peluang kerja sama dengan perbankan dalam pemberian akses KUR kepada nasabah. Hal ini dilakukan sebagai bentuk peningkatan kapasitas usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Nasabah yang bakal ditransfer ke program KUR nanti merupakan nasabah program Mekaar yang tidak menggunakan agunan. Dalam program KUR, PNM hanya berperan sebagai pihak yang mempertemukan antara nasabah dengan perbankan.

Adapun dana pinjaman berasal dari bank. Namun, pendampingan kepada pelaku usaha tetap dilakukan PNM. “Supaya tidak ada sesuatu yang putus dalam program pendampingannya, KUR hanya dari sisi pendanaan. Nasabah dapat kesempatan mendapatkan dana murah,” katanya.

Sebagai gambaran, program Mekaar merupakan layanan pemberdayaan melalui pembiayaan berbasis kelompok bagi perempuan prasejahtera beranggota 10 hingga 30 perempuan dengan pembiayaan Rp2-5 juta yang selama ini diberikan bertahap tanpa jaminan.

Pada Juni tahun ini pihaknya juga menyiapkan produk Mekaar Plus dengan menyeleksi nasabah Mekaar yang siap naik kelas. “Kalau memang ada layanan perbankan di situ, kami masukkan ke KUR, kalau tidak ada, kami akan menyiapkan produk Mekaar Plus,” katanya.

Arief menambahkan, ada perbedaan antara Mekaar biasa dengan Mekaar Plus, karena plafon pinjaman untuk nasabah Mekaar biasa hanya sampai Rp5 juta sedangkan Mekaar Plus bisa lebih dari Rp5 juta.

“(Mekaar Plus) persis seperti yang KUR mikro,” ujar Arief seusai silaturahmi bersama media. Menurut dia, saat ini banyak nasabah yang sudah sampai plafon pinjaman Rp5 juta, sedangkan untuk nasabah Mekaar Plus, maka pendekatan PNM terhadap mereka akan berbeda. (Hafid Fuad)
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PNM Optimis Nasabah...
PNM Optimis Nasabah Mekaar di Sumut Capai 650.000 Sepanjang 2021
Mudik Aman Sampai Tujuan...
Mudik Aman Sampai Tujuan BUMN 2025, PNM Berangkatkan Ratusan Peserta
PNM Konsisten Beri Pendampingan...
PNM Konsisten Beri Pendampingan Nasabah hingga Pelatihan untuk Tingkatkan Kompetensi
Kisah Petugas Pendamping...
Kisah Petugas Pendamping Program PNM Mekaar Bantu Selamatkan Lingkungan
Perjalanan Siti Patimah...
Perjalanan Siti Patimah Azzahra Bersama PNM: Dari Titik Terendah ke Tanah Suci
PNM Tanamkan Semangat...
PNM Tanamkan Semangat Wirausaha kepada 1.740 Siswa SMK
Berita Terkini
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
21 menit yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
24 menit yang lalu
Purbaya Kembali Tepis...
Purbaya Kembali Tepis Rumor Reshuffle dan Resign: Saya Sukanya Maju, Bukan Mundur
27 menit yang lalu
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
28 menit yang lalu
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
2 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
2 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved