RFB Kembali Raih Peringkat Pertama Pialang Berjangka di Indonesia

Sabtu, 15 Juni 2019 - 10:25 WIB
RFB Kembali Raih Peringkat...
RFB Kembali Raih Peringkat Pertama Pialang Berjangka di Indonesia
A A A
SEMARANG - Perusahaan pialang terbesar di Indonesia, PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) kembali mencatat kinerja terbaik pada kuartal I-2019. Berdasarkan laporan hasil kinerja perseroan, total volume transaksi meroket naik 32,41% menjadi 365.796 lot, dibandingkan kuartal I-2018 sebesar 276.265 lot.

Total volume transaksi bilateral atau Sistem Perdagangan Alternatif (SPA) perseroan menjadi katalis dengan kontribusi mencapai 81,80%, dan tumbuh mengagumkan dari jumlah transaksi sebesar 58,35% atau 299.206 lot.

Sementara total volume transaksi multilateral sedikit terkoreksi 23,73% dibandingkan kuartal I tahun 2018. Tertekannya harga komoditas domestik hingga akhir Maret ini, seperti minyak sawit, karet, emas, dan logam lainnya yang menunjukkan tren penurunan harga menyebabkan perlambatan pada volume transaksi multilateral.

"Mewakili manajemen, saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh karyawan dan tim marketing yang berhasil mencetak prestasi kinerja membanggakan di kuartal pertama tahun ini. Kendati dalam situasi tahun politik, namun cukup membuktikan bahwa pertumbuhan tetap terjaga stabil," jelas Direktur Utama PT RFB, Ovide Decroli di Semarang, Jumat (14/6/2019).

Atas pencapaian tersebut, ungkap Ovide, RFB kembali berada di urutan pertama dari seluruh perusahaan pialang berjangka di Indonesia berdasarkan data Bursa Berjangka Jakarta dengan penguasaan pangsa pasar hingga 18,47%.

Dia menerangkan, sepanjang Januari hingga Maret 2019, total nasabah baru RFB naik sebanyak 922 nasabah. Dibandingkan tahun 2018, pada posisi yang sama meningkat 39,49%. Strategi layanan edukasi dengan pengalaman yang menyenangkan menjadi andalan perseroan untuk menjaring nasabah.

"Sejak berdiri tahun 2000, RFB terus berupaya menjadi perusahaan pialang berjangka terbesar yang dijalankan dengan Tata Kelola Perusahaan yang baik dengan mengutamakan layanan yang prima kepada nasabah dengan tim marketing yang andal," terangnya.

Saat ini, RFB tercatat sudah memiliki 1 kantor pusat di Jakarta, dan 9 kantor cabang di Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Solo, Yogyakarta, Medan, Pekanbaru, dan Palembang. Ekspansi masih akan dilakukan di beberapa kota besar lain, dengan fokus menjangkau nasabah potensial agar semakin dekat.

Melanjutkan komitmennya dalam meningkatan literasi terhadap produk investasi derivatif di industri Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK), sejak awal tahun ini, RFB telah melaksanakan kegiatan edukasi antara lain, investor gathering, dan edukasi terhadap media di 7 kota di seluruh Indonesia yang dimulai dari Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Medan, Palembang dan Pekanbaru, dan Jakarta.

"Seluruh sumber daya yang kami miliki sekarang akan terus kami perbesar dan perkuat. Sehingga kami pun optimis target 1,5 juta lot hingga akhir tahun 2019 akan tercapai dengan komposisi 1,1 juta lot untuk volume transaksi bilateral, dan 400 ribu lot untuk volume transaksi multilateral," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengalaman Investasi...
Pengalaman Investasi Nasabah Jadi Strategi Utama Perusahaan Berjangka Komoditi Ini
Menambah Kepercayaan...
Menambah Kepercayaan Publik ke Industri Perdagangan Berjangka Komoditi
Didimax Rayakan Ulang...
Didimax Rayakan Ulang Tahun ke-27, Kepala Bappebti Berikan Apresiasi
Sabet Top Achievers...
Sabet Top Achievers dan Rating dari Bappebti, Broker Berjangka Ini Jaga Transparansi
Lembaga Kliring Dinilai...
Lembaga Kliring Dinilai Berperan Penting dalam Perlindungan Masyarakat
Waspada! 100 Domain...
Waspada! 100 Domain Situs Ilegal di Perdagangan Berjangka Komoditi Sudah Diblokir
Berita Terkini
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
23 menit yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
44 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
1 jam yang lalu
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
1 jam yang lalu
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
2 jam yang lalu
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
3 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved