Maskapai Asing Garap Domestik Bisa Bikin Defisit Neraca Berjalan Bengkak

Senin, 17 Juni 2019 - 04:13 WIB
Maskapai Asing Garap...
Maskapai Asing Garap Domestik Bisa Bikin Defisit Neraca Berjalan Bengkak
A A A
JAKARTA - Rencana pemerintah mengundang maskapai asing untuk ikut masuk melayani rute domestik dinilai bukan pilihan tepat menurut Institute for Development of Economics and Finance (Indef). Apalagi bila tujuannya untuk menyelesaikan masalah tarif tinggi tiket pesawat di kalangan maskapai nasional.

"Kembali lagi ke pertanyaan dasar. Jadi apa masalahnya? Masalahnya adalah praktek monopoli kartel tersebut, sehingga jika mengundang maskapai asing juga tidak akan menyelesaikan masalah," ujar Peneliti Senior Ekonom Indef Didik J Rachbani di Jakarta.

Menurutnya pasar industri penerbangan nasional adalah pasar yang sangat besar dan bisa menjadi peluang bagi Indonesia untuk mengembangkannya menjadi pasar yang sehat, dimana pelaku bersaing dan efisien, serta berakhir pada kesejahteraan masyarakat. Pasar besar ini menjadi modal ekonomi nasional yang besar dan harus dikelola dengan sentuhan kebijakan yang tepat sehingga tidak merugikan secara nasional.

"Selama ini industri penerbangan sudah bersaing secara sehat selama dua dekade dan itu menandakan industri kita mampu lebih baik dari negara-negara lain. Jika pasar dibuka secara gegabah, maka banyak kerugian yang akan diperoleh ketika manfaat pasar dalam negeri yang besar akan dinikmati asing," jelasnya.

Dia pun menilai jika pemerintah ngotot memasukkan maskapai asing ke dalam negeri, maka dampaknya ke dalam sistem ekonomi akan lebih rapuh dimana pendapatan primer di neraca berjalan akan lebih jebol lagi. Hal itu yang nantinya akan meningkatkan defisit neraca jasa dan defisit neraca nasional. "Sekarang sudah jebol. Sektor jasa semakin defisit, neraca berjalan semakin buruk dalam jangka menengah," tegasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi Kritik Harga...
Jokowi Kritik Harga Tiket Pesawat Mahal
Awas! Perang AS-Iran...
Awas! Perang AS-Iran Bisa Bikin Harga Tiket Pesawat Melejit
Tekan Harga Tiket Pesawat,...
Tekan Harga Tiket Pesawat, Rute Penerbangan Harus Diutak-atik Kembali
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
20 Maskapai Teraman...
20 Maskapai Teraman di Dunia 2023, Enam di Antaranya dari Asia
Ini Alasan Mengapa Jendela...
Ini Alasan Mengapa Jendela Pesawat Memiliki Bentuk Oval
Berita Terkini
Kopdes Merah Putih di...
Kopdes Merah Putih di Melawai Baru Cuan Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Menkop Ferry Buka Suara
11 menit yang lalu
Jasa Marga Perkuat Penciptaan...
Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan, Selaras Arah Transformasi Danantara
17 menit yang lalu
IHSG Berakhir Menghijau...
IHSG Berakhir Menghijau di 6.041, Transaksi Tembus Rp11,3 Triliun
1 jam yang lalu
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar
1 jam yang lalu
Akhirnya! Blok Masela...
Akhirnya! Blok Masela Bakal Diresmikan Besok usai Puluhan Tahun Mangkrak
1 jam yang lalu
Sokong Mandatori B50...
Sokong Mandatori B50 Diproyeksi Butuh Anggaran Rp32,3 T, BPDP Beri Garansi Kesiapan Dana
2 jam yang lalu
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved