2019, Smelting Target Olah Konsentrat Tembaga 1,1 Juta Ton

Kamis, 20 Juni 2019 - 21:08 WIB
2019, Smelting Target...
2019, Smelting Target Olah Konsentrat Tembaga 1,1 Juta Ton
A A A
GRESIK - PT Smelting (PTS) manargetkan akan memproduksi konsentrat tembaga 1,1 juta ton sepanjang tahun ini. Jumlah olahan tersebut lebih besar dibandingkan tahun lalu sebesar 900.000 ton konsentrat tembaga.

“Dari produksi itu kami telah berkontribusi kepada negara dan khususnya di Jawa Timur. Kami juga sebagai penyumbang terbesar kedua untuk ekspor Jawa Timur,” ujar Presiden Direktur PTS Hiroshi Kondo di lokasi pabrik smelter PTS, di Gresik, Jawa Timur, Kamis (20/6/2019).

Menurut dia produksi konsentrat yang diolah PTS diharapkan mampu menghasilkan 291.000 ton katoda tembaga, asam sulfat 1,04 juta ton, terak tembaga 805.000 ton, gipsum 31.000 ton dan lumpur anoda 2.000 ton. Sejumlah produk tersebut dapat digunakan untuk bahan baku industri pupuk, industri semen, perusahaan konstruksi dan masih banyak lagi. “Pasokan konsentrat tembaga dipasok dari Freeport dan Amman Mineral,” ujarnya.

Hiroshi yakin ke depan industri smelter akan tumbuh seiring adanya revolusi industri 4.0. Pasalnya industri 4.0 akan meningkatkan kebutuhan katoda tembaga sabagai bahan baku. Tak hanya itu, pihaknya juga siap berkompetisi dengan investor lain jika ingin membangun smelter.

Apalagi, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mewajibkan sejumlah perusahaan tambang untuk membangun smelter sesuai peraturan Undang-Undang Mineral dan Batubara. “Keberadaan aturan pemerintah memang ada sedikit kekhawatiran. Tapi bagi Indonesia itu harus kita dukung. Kita juga siap untuk berkompetisi dengan pihak lain,” kata dia.

Sementara itu, Technical Manager PTS Bouman T. Situmorang menambahkan pasokan PT Freeport Indonesia sebesar 1 juta ton sedangkan Amman Mineral sebesar 100.000 ton. Sejauh ini pasokan utama bahan baku PTS dari Freeport tapi memang terjadi penurunan produksi. Pihaknya menyebut penurunan produksi disebabkan karena peralihan metode penambangan terbuka menjadi penambangan bawah tanah.

“Meski terjadi penurunan produksi Freeport tapi komitmennya untuk industri dalam negeri tetap stabil. Freeport akan tetap memasok ke PTS sampai cadangan disana benar-benar habis,” kata dia.

Terkait produksi tahun lalu, imbuhnnya, memang belum memehuni target produksi 2018. Adapun pada 2018 tidak berproduksi penuh karena terjadi annual shutdown untuk perbaikan dan modifikasi. “Ini dilakukan dan penting untuk smelter dalam mencapai kinerja operasional yang lebih baik ke depannya,” ucapnya.

Tanggung Jawab Sosial

Manager General Affair PTS Saptohadi Prayetno menyatakan selain beraktifitas bisnis di Indonesia, PTS juga aktif dalam melaksanakan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR). PTS melaksanakan program CSR pendidikan, kesehatan, binaan usaha rakyat dan lingkungan seperti menanam pohon mangrove.

Selain itu, PTS juga melakukan konservasi dan pelrindungan satwa Elang Jawa di Taman Gunubg Gede Nasional Pangrango. “Untuk tahun PTS mengannggarkan dana CSR sebesar Rp5 miliar. Anggaran itu lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya sebesar Rp3-4 miliar,” jelasnya.

Sebagai perusahaan peleburan dan pemurnian tembaga PTS juga berhasil mencatatkan rapor istimewa di bidang lingkungan hidup. Tercatat PTS dari 2003 sampai 2018 PTS berhasil mendapatkan enam kali PROPER Hijau dan empat kali PROPER Biru dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Sepanjang sejarah, PTS belum pernah mendapatkan rapor merah dan hitam. Kita selalu mendapatkan rapor bagus dari KLHK. Tidak menutup kemungkinan ke depan kami mendapatkan PROPER Emas,” tuturnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dialog dengan Pekerja...
Dialog dengan Pekerja Perempuan PT Smelting, Menaker Dorong Penghapusan Pelecehan di Tempat Kerja
PT Smelting Raih Sertifikat...
PT Smelting Raih Sertifikat Gold Sistem Pengamanan Obvitnas Polri 2021
Desa Roomo Gresik Dapat...
Desa Roomo Gresik Dapat Dana CSR Dari PT Smelting Rp1 Miliar
Perluasan Pabrik Refinery...
Perluasan Pabrik Refinery Mineral, Menko Airlangga Sebut Bupati Gresik Jadi Bupati Tembaga
Diresmikan Jokowi, Smelter...
Diresmikan Jokowi, Smelter Freeport di Gresik Siap Operasi Penuh Awal 2024
Raih PROPER Hijau, PTS...
Raih PROPER Hijau, PTS Siap Lanjutkan Efisiensi dan CSR Berkelanjutan
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
1 jam yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
2 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
2 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
2 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
3 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
3 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved