Jelang Rilis Data Neraca Perdagangan, Rupiah Diprediksi Menguat
Senin, 24 Juni 2019 - 09:01 WIB
Jelang Rilis Data Neraca Perdagangan, Rupiah Diprediksi Menguat
A
A
A
JAKARTA - Pergerakan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini diprediksi kembali menguat. Faktor pendorongnya adalah pengumuman neraca dagang yang diprediksi mengalami surplus.
Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra memperkirakan kurs rupiah pada perdagangan Kamis ini akan bergerak di kisaran Rp14.000-Rp14.180 per USD.
"Dari dalam negeri, data neraca perdagangan yang akan dirilis hari ini bisa menjadi pendorong penguatan rupiah dan sebaliknya bila hasilnya masih negatif," ujar Ariston di Jakarta, Senin (24/6/2019).
Dia menambahkan, faktor global juga akan mendorong penguatan mata uang garuda. Salah satunya adalah sinyal pemangkasan suku bunga oleh The Fed. "Pelemahan dolar AS karena ekspektasi pemangkasan suku bunga acuan The Fed masih menjadi alasan penguatan rupiah pagi ini," jelasnya.
Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra memperkirakan kurs rupiah pada perdagangan Kamis ini akan bergerak di kisaran Rp14.000-Rp14.180 per USD.
"Dari dalam negeri, data neraca perdagangan yang akan dirilis hari ini bisa menjadi pendorong penguatan rupiah dan sebaliknya bila hasilnya masih negatif," ujar Ariston di Jakarta, Senin (24/6/2019).
Dia menambahkan, faktor global juga akan mendorong penguatan mata uang garuda. Salah satunya adalah sinyal pemangkasan suku bunga oleh The Fed. "Pelemahan dolar AS karena ekspektasi pemangkasan suku bunga acuan The Fed masih menjadi alasan penguatan rupiah pagi ini," jelasnya.
(fjo)