Soal Ekonomi, BI Sebut Jawa Barat Bisa Tertinggal dari Jawa Tengah

Kamis, 27 Juni 2019 - 16:11 WIB
Soal Ekonomi, BI Sebut...
Soal Ekonomi, BI Sebut Jawa Barat Bisa Tertinggal dari Jawa Tengah
A A A
BANDUNG - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI), Doni P. Joewono, mengatakan Jawa Barat bisa tertinggal atau kalah cepat dari Jawa Tengah bila tidak menggerakkan sumber ekonomi baru. Apalagi pertumbuhan perekonomian Jabar tahun ini diprediksi lebih rendah dibanding tahun lalu.

"Jawa Barat, kalau enggak cepat bisa kalah sama Jateng. Makanya kita harus menggerakan sumber ekonomi baru. Misalnya ekonomi kreatif dan pariwisata. Itu tantangan kita ke depan," jelas Doni saat membuka pameran Karya Kreatif Jawa Barat di Kantor BI Jabar, Kota Bandung, Kamis (27/6/2019).

Menurut dia, selama ini, sumber perekonomian Jawa Barat lebih banyak ditopang sektor manufaktur. Sektor tersebut berkontribusi 42% terhadap pendapatan domestik regional bruto (PDRB) Jawa Barat. Setidaknya ada empat sektor manufaktur yang mendongkrak ekonomi Jabar, yaitu tekstil, garmen, alas kaki, dan otomotif.

Menurut Doni, ketergantungan Jabar terhadap sektor manufaktur akan menghadapi banyak tantangan. Mulai dari industri yang berpindah ke Jawa Tengah, mencari upah minimum kota (UMK) yang lebih rendah. Selain itu, mayoritas manufaktur tergantung pasar ekspor. Sejauh ini, ekspor sangat tidak stabil akibat ekonomi global.

Ekonomi kreatif, kata Doni, menjadi salah satu sumber perekonomian Jabar yang musti dikembangkan. Sektor ini, tak hanya memiliki potensi di pasar domestik, tetapi juga internasional. Apalagi mayoritas pelaku industri kreatif adalah usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

"Banyak industri kreatif yang musti dibangkitkan. Seperti sentra sepatu Cibaduyut, baju dan celana Cihampelas, dan lainnya. Itu menjadi tanggung jawab kita bersama," kata dia.

Salah satu cara BI mendorong ekonomi kreatif adalah melalui pameran Karya Kreatif Jawa Barat. Kegiatan pameran Karya Kreatif Jawa Barat 2019 mengusung tema "Sinergitas Merajut Karya Menuju Jabar Juara Lahir Batin Menembus Pasar Global". Acara akan dilaksanakan pada 28-30 Juni 2019 di Atrium 23 Paskal Hypersquare Bandung.

Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan antara lain talk show, fashion show, lomba angklung, pameran, hiburan. Dalam kegiatan pameran ditampilkan sebanyak 27 UMKM di bidang fashion, kerajinan yang merupakan wirausaha Bank Indonesia (WUBI) binaan BI Jawa Barat, BI Cirebon, BI Tasikmalaya, dan UMKM binaan Dekranasda.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi Jawa Barat Melambat,...
Ekonomi Jawa Barat Melambat, Ini Kata Kepala BI
Ekonomi Jabar Anjlok,...
Ekonomi Jabar Anjlok, Ini Kata Kepala BI Jabar
Soal Ancaman Resesi...
Soal Ancaman Resesi Ekonomi, Ini Penjelasan Kepala BI Jabar
Pulihkan Ekonomi Jawa...
Pulihkan Ekonomi Jawa Timur di Tengan Pandemi, Ini Strategi Bank Indonesia
Omicron Ancam Gejolak...
Omicron Ancam Gejolak Ekonomi, BI Sebut Pentingnya Pengendalian Inflasi Jawa Barat
Bank BJB-Hipmi Sepakat...
Bank BJB-Hipmi Sepakat Bangkitkan Ekonomi Pengusaha Muda Jawa Barat
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
5 jam yang lalu
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
6 jam yang lalu
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
7 jam yang lalu
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
7 jam yang lalu
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
7 jam yang lalu
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
8 jam yang lalu
Infografis
Arkeolog Temukan Wajah...
Arkeolog Temukan Wajah Asli Pribumi Eropa Barat dari dalam Gua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved