IKKON Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Internasional

Sabtu, 29 Juni 2019 - 01:47 WIB
IKKON Dorong Produk...
IKKON Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Internasional
A A A
JAKARTA - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) kembali membuka program Inovatif dan Kreatif melalui Kolaborasi Nusantara (IKKON) 2019, yang mengkolaborasikan profesional di bidang kreatif dengan pengrajin lokal dan stakeholders di daerah.

Direktur Edukasi Ekonomi Kreatif Bekraf, Poppy Savitri, mengatakan pelaksanaan IKKON dibagi menjadi empat tahapan kegiatan. Yaitu pemetaan potensi, perencanaan desain, purwarupa, dan pameran.

"Dalam tahap pemetaan potensi, tim yang dikirimkan harus bisa melihat potensi daerah secara riil, dan mereka harus mulai berhubungan baik dengan stakeholders setempat, baik itu Pemda maupun komunitas pengrajin," ujarnya di Jakarta, Jumat (28/6/2019).

"Tim yang dikirimkan, sambung dia, harus mampu mengasah empati mereka, karena kita tidak mengubah potensi daerah, tetapi mempercantiknya, menginspirasi kolaborator daerah dan membawa produk-produk daerah lebih relevan ke level urban atau nasional. Melalui kolaborasi ini, diharapkan akan muncul produk-produk kreatif baru yang dapat menjadi ikon dari masing-masing daerah.

Poppy menceritakan bahwa IKKON telah mendorong produk batik Brebes tembus ke pasar internasional. "Brebes yang sebelumnya hanya dikenal oleh produksi telur asin dan bawang merah, justru produk batiknya terpilih untuk dipajangkan dalam pameran Salone del Mobile di Italia oleh para kurator seni disana," imbuh Poppy.

Sementara itu, Kepala Bekraf, Triawan Munaf, mengatakan program IKKON merupakan perwujudan amanat Presiden Joko Widodo yang memegang prinsip bahwa ekonomi kreatif harus bisa menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

"Setiap tahunnya, kami selalu menambah kuota kota/kabupaten yang akan menjadi target peluncuran IKKON," terang Triawan Munaf.

IKKON 2019 akan mulai dilaksanakan pada akhir Juni ini dan ditutup dengan pameran produk IKKON yang akan diadakan November mendatang. Selain bertujuan meningkatkan kesejahteraan para pengrajin dan memperkuat ekosistem ekraf nasional, Bekraf juga berharap IKKON dapat menjadi kajian pembuatan program dan peraturan atau peta jalan ekonomi kreatif di daerah.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pelaku Industri Kreatif...
Pelaku Industri Kreatif Dapat Insentif dari Pemerintah
Jangan Sedih, Ini Cara...
Jangan Sedih, Ini Cara Buat Pelaku Ekonomi Kreatif Naikkan Omset Penjualan
Kampanye Nasional, #SribuinAja
Kampanye Nasional, #SribuinAja
Industri Kuliner Berkembang...
Industri Kuliner Berkembang Pesat di Indonesia
Pelaku Ekraf Diminta...
Pelaku Ekraf Diminta Proaktif Tingkatkan Daya Saing
Polapadu 2025: Karya,...
Polapadu 2025: Karya, Kolaborasi, dan Kreasi Mahasiswa DKV New Media BINUS University Hadirkan Spektrum Baru Industri Kreatif
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved