Waskita Beton Raih Kontrak Baru Senilai Rp3,04 Triliun

Senin, 01 Juli 2019 - 11:44 WIB
Waskita Beton Raih Kontrak...
Waskita Beton Raih Kontrak Baru Senilai Rp3,04 Triliun
A A A
JAKARTA - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) hingga pertengahan Juni 2019 berhasil mengantongi kontrak baru senilai Rp3,04 triliun atau naik 2,3% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp2,97 triliun.

Perolehan kontrak baru tersebut berasal dari beberapa proyek besar, antara lain Proyek Jalan Tol Cibitung-Cilincing, Proyek Jalan Tol Cimanggis-Cibitung, Proyek Pantai Indah Kapuk II, Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II, dan Proyek Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Seksi II.
Adapun beberapa proyek utama yang tengah disuplai oleh anak usaha PT Waskita Karya Tbk (WSKT) tersebut adalah Proyek Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM), Proyek Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kp Melayu Seksi I, Proyek Jalan Tol Cibitung-Cilincing, Proyek Jalan Tol Depok-Antasari, Proyek Jalan Tol Kayu Agung Betung, Proyek Pantai Indah Kapuk II, dan Proyek Jembatan Patimban.

Sebagai produsen beton pracetak (precast) terbesar di Tanah Air, konsistensi WSBP dalam penambahan kapasitas juga dibarengi dengan pengembangan produk baru, diantaranya rumah precast, tiang listrik beton, dan bantalan kereta api.

Adapun strategi dan keseriusan WSBP untuk pengembangan produk merupakan bagian komitmen dari strategi perusahaan untuk mengembangkan pasar eksternal yang diharapkan terus meningkat dengan target kontribusi 40% pada 2019.

Peningkatan kontribusi pasar eksternal salah satunya melalui pengembangan produk baru. WSBP juga menjaga sinergi dengan Grup Waskita untuk proyek-proyek yang bersifat pengembangan bisnis serta pengembangan produk lainnya.

Sementara itu, penawaran awal Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2019 yang ditawarkan oleh WSBP telah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 26 Juni 2019. Kupon obligasi dipatok 9,95% per tahun untuk jangka waktu tiga tahun.

Selama masa penawaran awal, obligasi tersebut kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 2,18 kali dari jumlah yang ditawarkan sebesar Rp500 miliar. Total pesanan yang masuk mencapai Rp1,09 triliun.

Direktur Keuangan WSBP Anton Y. Nugroho mengatakan, keberhasilan penerbitan obligasi tersebut tidak luput dari pemilihan waktu yang tepat. “Kami memilih momentum yang tepat dalam penerbitan obligasi ini sama seperti ketika melakukan IPO pada 2016,” ujar Anton di Jakarta, Senin (1/7/2019).

Anton menegaskan, momentum ini didukung oleh kenaikan peringkat Indonesia dan banyaknya obligasi yang jatuh tempo, sehingga menambah permintaan. Selain itu, dikombinasikan dengan posisi keuangan perseroan yang sehat dan atraktif.

Obligasi WSBP mendapat peringkat BBB+ dari Fitch Rating atau termasuk dalam investment grade. Ini menunjukkan bahwa perseroan dianggap memiliki kemampuan yang cukup dalam melunasi utangnya, sehingga investor dapat berinvestasi secara aman. Selain itu, jaminan obligasi perseroan berbentuk tanpa jaminan khusus.

Adapun obligasi berkelanjutan tahap selanjutnya sebesar Rp 1,5 triliun akan dilakukan paling cepat pada kuartal III/2019. Surat utang tersebut juga merupakan bagian dari program Obligasi Berkelanjutan I senilai total Rp2 triliun.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waskita Beton Precast...
Waskita Beton Precast Meluruskan Soal Suspensi Saham dan Obligasi
Dirut PT Waskita Beton...
Dirut PT Waskita Beton Precast Ditetapkan sebagai Tersangka
BEI Umumkan Upaya Restrukturisasi...
BEI Umumkan Upaya Restrukturisasi Obligasi WSBP
Jaga Likuiditas, WSBP...
Jaga Likuiditas, WSBP Tempuh Restrukturisasi Keuangan
Pemegang Obligasi WSBP...
Pemegang Obligasi WSBP Tolak Usulan Restrukturisasi Ulang Bank DKI
Satu Tersangka Baru...
Satu Tersangka Baru Kasus Korupsi PT Waskita Beton Precast
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
3 jam yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
3 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
4 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
4 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved