Rupiah Awal Pekan Ditutup Berjaya, Dolar dan Yuan Melambung

Senin, 01 Juli 2019 - 17:35 WIB
Rupiah Awal Pekan Ditutup...
Rupiah Awal Pekan Ditutup Berjaya, Dolar dan Yuan Melambung
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Senin (1/7/2019) ditutup perkasa untuk bertahan di zona hijau dalam beberapa pekan terakhir. Hingga akhir sesi perdagangan awal pekan, tren menanjak rupiah mengiringi dolar dan yuan Chian yang juga melambung tinggi.

Data Yahoo Finance di akhir sesi menunjukkan rupiah naik ke level Rp14.110/USD atau lebih baik dari sebelumnya Rp14.125/USD. Pergerakan harian rupiah pada perdagangan hari ini berada pada kisaran Rp14.080 hingga Rp14.231/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga menanjak ke level Rp14.112/USD dibandingkan sesi penutupan akhir pekan kemarin, Rp14.126/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp14.082-Rp14.120/USD.

Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah justru masih tertekan untuk berada pada level Rp14.130/USD dan terus merosot. Sebelumnya rupiah juga lesu saat berhadapan dengan USD di level Rp14.127/USD.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona hijau menjadi Rp14.117/USD untuk menjadi sinyal perlawanan. Posisi ini memperlihatkan rupiah tampil perkasa untuk berada di posisi Rp14.141/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters hari ini, Dolar dan Yuan China melambung tinggi pada perdagangan awal pekan usai Amerika Serikat dan China sepakat untuk memulai kembali pembicaraan perdagangan mereka yang bermasalah. Sementara Yen Jepang serta Franc Swiss mengalami tekanan terbesar saat investor menjual mata uang safe-haven.

Sementara laporan perjanjian telah ditandai dalam pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin China Xi Jinping di sela-sela pertemuan G20, dimana hasilnya lebih positif daripada yang diharapkan investor.

Yuan China naik lebih dari 0,5% hingga menjadi 6,8165 per dolar, atau mendekati posisi tertinggi dua bulan, sebelum turun kembali ke 6,8464 setelah data aktivitas pabrik mengecewakan. Dolar, yang telah jatuh dalam beberapa pekan terakhir karena meningkatnya ekspektasi untuk penurunan suku bunga Federal Reserve juga naik 0,4% terhadap enam mata uang utama lainnya dimana indeks dolar mencapai level 96,601.

Selanjutnya Yen Jepang yang cenderung dibeli oleh investor ketika mereka mencari tempat yang aman untuk menaruh uang mereka, turun 0,6% ke level 108,53 atau menjadi yang terlemah sejak 19 Juni. Selanjutnya Franc Swiss kehilangan 0,4% versus euro menjadi 1,1142 serta ikut juga merosot 0,8% terhadap dolar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Rupiah Punya Peluang...
Rupiah Punya Peluang Saat Penguatan Dollar AS Tertahan di Tengah Sikap Wait and See
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Dibuka Loyo ke Rp14.853/USD Iringi Kejatuhan Pounds
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
2 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
4 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
6 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
6 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
6 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved