IHSG Berpotensi Melemah, Perhatikan 6 Saham Ini
Selasa, 02 Juli 2019 - 08:29 WIB
IHSG Berpotensi Melemah, Perhatikan 6 Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, secara teknikal berpotensi melemah setelah pada penutupan perdagangan Senin hanya menguat 21,06 poin atau 0,33% di level 6.379,68.
Analis dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan indikator MACD sudah menyentuh area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI terlihat sudah membentuk pola dead cross di area overbought.
"Di sisi lain, terlihat pola bearish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support," ujar Nafan Aji di Jakarta, Selasa (2/7/2019).
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
1. GGRM
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 76400-76800, dengan target harga secara bertahap di level 77500, 78750, 79750, 84000, 88250 dan 92500. Support: 75500.
2. GIAA
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola white opening bozu candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 358-388, dengan target harga secara bertahap di level 400, 420, 440, dan 460. Support: 350 dan 340
3. LPCK
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan sebelumnya terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 1485-1515, dengan target harga secara bertahap di level 1525, 1970, 2410, dan 2860. Support: 1420.
4. LPKR
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish bullish spinning top yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada level 256-272, dengan target harga secara bertahap di 284, 292, dan 328. Support: 256 dan 242.
5. TOWR
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 695-710, dengan target harga secara bertahap di level 720, 730, dan 740. Support: 680.
6. WSBP
Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10, 20 dan 120 sehingga peluang terjadinya pullback terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 396-400, dengan target harga secara bertahap di level 408, 434, 498, dan 560. Support: 386 dan 370.
Analis dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan indikator MACD sudah menyentuh area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI terlihat sudah membentuk pola dead cross di area overbought.
"Di sisi lain, terlihat pola bearish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support," ujar Nafan Aji di Jakarta, Selasa (2/7/2019).
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
1. GGRM
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 76400-76800, dengan target harga secara bertahap di level 77500, 78750, 79750, 84000, 88250 dan 92500. Support: 75500.
2. GIAA
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola white opening bozu candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 358-388, dengan target harga secara bertahap di level 400, 420, 440, dan 460. Support: 350 dan 340
3. LPCK
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan sebelumnya terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 1485-1515, dengan target harga secara bertahap di level 1525, 1970, 2410, dan 2860. Support: 1420.
4. LPKR
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish bullish spinning top yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada level 256-272, dengan target harga secara bertahap di 284, 292, dan 328. Support: 256 dan 242.
5. TOWR
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 695-710, dengan target harga secara bertahap di level 720, 730, dan 740. Support: 680.
6. WSBP
Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10, 20 dan 120 sehingga peluang terjadinya pullback terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 396-400, dengan target harga secara bertahap di level 408, 434, 498, dan 560. Support: 386 dan 370.
(ven)
Lihat Juga :