Butuh Segmentasi Lebih Tajam untuk Dorong UMKM Go Online

Minggu, 07 Juli 2019 - 13:14 WIB
Butuh Segmentasi Lebih...
Butuh Segmentasi Lebih Tajam untuk Dorong UMKM Go Online
A A A
JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) terus mengimbau pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) lokal beralih ke pasar digital atau e-commerce. Potensi berbisnis online sangat besar dibanding konvesional.

Plt Direktur Ekonomi Digital Kemenkominfo I Nyoman Adhiarna mengatakan, pihaknya terus mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi di lapangan.

"Hal ini kami rasa perlu agar Direktorat Ekonomi Digital, Ditjen Aplikasi Informatika, Kominfo dapat merumuskan langkah-langkah ke depan supaya acara ini dapat berlangsung dengan lebih baik lagi,"ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (6/7/2019).

Nyoman mengungkapkan, dirinya telah meninjau langsung pelaksanaan Grebeg Pasar Ayo UMKM Go Online di Kota Surabaya.

Grebeg Pasar Ayo UMKM Go Online di Kota Surabaya sudah memasuki hari ke tujuh. Sebelumnya selama enam hari para Relawan Pandu Digital aktif melakukan sosialisasi dan pendampingan door-to-door kepada para pedagang pasar. Dari pasar DTC, Wonokromo, PGS dan JMP tercatat sudah lebih dari seribu UMKM yang on boarding ke marketplace .

"Dorongan dominasi UMKM di marketplace terus difasilitasi agar marketplace tidak dikuasai oleh pedagang-pedagang besar, bahkan pedagang dari luar negeri," tuturnya.

Setelah banyak berinteraksi dengan pedagang dan relawan, menurut Nyoman satu hal mendasar yang bisa disimpulkan adalah perlunya segmentasi yang lebih tajam untuk tindakan kedepan.

“Kita perlu segmentasi yang lebih tajam agar bisa membidik target dengan lebih akurat,” tuturnya.

Relawan Pandu Digital, Bayu mengatakan, salah satu kendala yang dihadapi para pelaku UMKM untuk go-online adalah konektivitas internet yang lemah.

“Banyak sekali titik-titik yang sinyalnya sangat lemah, apalagi di area basement,” kata Bayu.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkominfo: Layanan...
Menkominfo: Layanan Telemedisin Jadi Agenda Percepatan Digital
Sejumlah Strategi dan...
Sejumlah Strategi dan Inovasi ISKI hingga 2024
Kominfo Berdayakan UMKM...
Kominfo Berdayakan UMKM untuk Percepat Transformasi Digital
JARKOM Tingkatkan Penyebaran...
JARKOM Tingkatkan Penyebaran Informasi Positif Pemerintah ke Publik
Kominfo Akhirnya Hentikan...
Kominfo Akhirnya Hentikan Proses Seleksi Frekuensi 2,3GHz
Kominfo Beri Penghargaan...
Kominfo Beri Penghargaan 36 Mitra Komunikasi Publik Terbaik
Berita Terkini
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
27 menit yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
38 menit yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
1 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
2 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
2 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
2 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved