Lantik Pejabat Baru, Sri Mulyani Paparkan Kriteria APBN Sehat dan Mandiri

Senin, 08 Juli 2019 - 20:25 WIB
Lantik Pejabat Baru,...
Lantik Pejabat Baru, Sri Mulyani Paparkan Kriteria APBN Sehat dan Mandiri
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memaparkan kriteria apa saja yang harus dimiliki Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk bisa dikatakan sehat dan mandiri. Menurutnya struktur organisasi yang ideal dapat menciptakan perbaikan kinerja dengan dedikasi, loyalitas, kompetensi profesionalisme dan integritas hingga akhirnya menciptakan APBN sehat, adil dan mandiri.

"Dengan struktur organisasi yang ideal (best fit) dan dengan sumber daya manusia yang profesional, kompeten, kredibel dan berintegritas, diharapkan dapat menciptakan APBN yang Sehat, Adil dan Mandiri," ujar Menkeu saat melantik delapan pejabat eselon II di lingkungan Sekretariat Jenderal, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, Ditjen Perbedaharaan dan Badan Kebijakan Fiskal, serta 18 (delapan belas) pejabat eselon III di lingkungan Sekretariat Jenderal dan Direktorat Jenderal Pajak.

Menurutnya APBN sehat adalah yang menunjukan defisit semakin rendah dan keseimbangan primer menuju positif. "Adil menandakan APBN digunakan sebagai instrumen kebijakan meraih keadilan, menurunkan tingkat kemiskinan, menciptakan lapangan kerja, dan mengatasi disparitas antar kelompok pendapatan dan antar wilayah," papar mantan Direktur Bank Dunia itu.

Sementara dari sisi kemandirian, terang Sri Mulyani mengungkapkan APBN dapat dilihat dari penerimaan perpajakan yang tumbuh signifikan sehingga memberikan kontribusi dominan terhadap pendapatan negara serta mengurangi kebutuhan pembiayaan yang bersumber dari utang.

"Kebijakan fiskal yang inovatif, efektif dan mampu merespon dinamika, volatilitas global, menjawab tantangan serta mendukung pencapaian target-target pembangunan secara optimal dapat dicapai dengan APBN yang Sehat, Adil dan Mandiri," jelasnya.

Di sisi lain terkait dengan para pejabat baru di lingkungan Kemenkeu yang baru dilantik, Menkeu berpesan agar para pejabat Kemenkeu mampu memegang janji setia kepada UUD 1945, menjalankan etika dan perundang-undangan dan menjaga integritas. "Ketiga hal tersebut sangat simple namun itu adalah fondasi dalam menjalankan tugas di Kementerian Keuangan," ujar Sri Mulyani.

Menkeu melanjutkan bahwa tantangan Kemenkeu ke depannya bakal semakin sulit. Karenanya seluruh jajaran pimpinan di Kemenkeu diminta dapat meningkatkan kualitas belanja negara. Dua direktorat baru di DJP yaitu Direktorat Data dan Informasi Perpajakan dan Direktorat Teknologi Informasi dan Komunikasi merupakan direktorat yang penting.

"Diharapkan menjadi kunci di dalam menentukan kemampuan dalam melihat, menganalisa, mencari data sehingga menjadi alat yang menentukan dan kredibel dalam melaksanakan tugas," jelasnya.

Seluruh pejabat yang dilantik ditegakan adalah insan terpilih yang telah memenuhi persyaratan Job Person Match (JPM), masa kerja, pendidikan, pangkat serta telah diwawancarai oleh pimpinan eselon I dan para pejabat eselon II terkait, termasuk melalui proses pengecekan rekam jejak dan integritas serta digital footprint oleh Inspektorat Jenderal.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Alokasikan...
Pemerintah Alokasikan Rp8 Triliun untuk Pengentasan TBC, Bagian Program Kesehatan Prioritas 2025
Sri Mulyani Bersiap...
Sri Mulyani Bersiap Defisit APBN 2020 Bisa Mencapai Rp1.028,5 Triliun
Defisit APBN Bulan April...
Defisit APBN Bulan April Capai Rp74,5 Triliun
Sri Mulyani Proyeksi...
Sri Mulyani Proyeksi Defisit APBN 2021 Capai 4,17%
Disentil Jokowi, Sri...
Disentil Jokowi, Sri Mulyani Bongkar Penyebab Defisit APBN Melebar Rp1.039,2 T
Tok! DPR Setujui Pertanggungjawaban...
Tok! DPR Setujui Pertanggungjawaban APBN 2019
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
1 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
1 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
1 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
1 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
2 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
2 jam yang lalu
Infografis
10 Pejabat Badan Gizi...
10 Pejabat Badan Gizi Nasional dan Latar Belakangnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved