Inalum Nyatakan Siap Akuisisi 20% Saham Vale

Selasa, 09 Juli 2019 - 14:50 WIB
Inalum Nyatakan Siap...
Inalum Nyatakan Siap Akuisisi 20% Saham Vale
A A A
JAKARTA - PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum siap mengakuisisi 20% saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang berdasarkan perhitungan awal, valuasinya tidak lebih dari USD1,5 miliar. Namun, hingga kini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) belum memberikan persetujuan terhadap keinginan Inalum mengakuisisi saham Vale yang merupakan kewajiban divestasi perusahaan tambang nikel di Sulawesi tersebut.

"Kami sudah hitung angkanya, tidak sampai segitu. Artinya kalau disuruh akuisisi kami sudah sangat siap," kata Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Adapun kesepakatan terkait divestasi merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 77 Tahun 2014 sebagai perubahan ketiga PP Nomor 23 Tahun 2010. Dalam beleid tersebut, divestasi harus dilakukan paling lambat pada 14 Oktober 2019 atau 5 tahun setelah terbitnya PP 77.

Adapun besaran divestasi dalam PP 77 terbagi dalam tiga kategori yang merujuk pada kegiatan pertambangan. Vale termasuk dalam kategori kedua yakni kegiatan pertambangan dan pengolahan pemurnian. Oleh sebab itu kewajiban divestasi Vale hanya 40%. Amandemen kontrak karja juga menyepakati Vale wajib melepas 20% saham lagi lantaran sudah 20% saham Vale telah tercatat di Bursa Efek Indonesia dan telah diakui sebagai saham divestasi.

Vale merupakan perusahan tambang dan pengolahan nikel terintegrasi yang beroperasi di Blok Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Perusahaan multitambang yang berpusat di Brazil itu memiliki kewajiban divestasi saham sebesar 40%. Besaran divestasi itu berdasarkan kesepakatan dalam amendemen kontrak karya pada 2014.

Menurut Budi, valuasi saham Vale tidak terlalu sulit. Ini didukung posisi Vale yang merupakan perusahaan terbuka, sehingga perhitungan secara fair bisa langsung dilakukan. "Valuasi sebenarnya gampang, di market ada mekanisme yang cukup fair untuk perhitungan valuasi perusahaan. Kami siap kalau ditugaskan," tandasnya.

Budi menegaskan Inalum masih sangat sanggup untuk melakukan akuisisi, meskipun akhir tahun lalu telah menggelontorkan lebih dari USD3,85 miliar untuk mengakuisisi 51% saham PT Freeport Indonesia.

Hingga akhir 2018, modal perusahaan yang menjadi induk dari PT Timah Tbk (TINS), PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) tercatat sebesar Rp100 triliun. Serta memiliki kas internal mencapai Rp20 triliun. "Kalau uangnya cukup, ya langsung. Kalau tidak cukup, pinjam," ujar dia.

Sebelumnya, Senior Manager Communication Vale, Suparam Bayu Aji mengatakan bahwa penawaran divestasi saham kepada pemerintah telah sesuai Perjanjian Amandemen Kontrak Karya dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. "Pada intinya kami siap, namun semua itu memang ada tahapan yang harus dilalui," kata dia.

Saat ini, Vale memiliki konsesi lahan tambang di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara. Adapun pihaknya juga telah menyampaikan surat kepada Menteri ESDM soal pelaksanaan divestasi itu. Menurut Bayu, Vale tinggal menunggu arahan soal tahapan yang diberlakukan oleh Kementerian ESDM untuk memenuhi divestasi sesuai aturan amendemen kontrak karya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
MIND ID Ambil Alih Saham...
MIND ID Ambil Alih Saham Vale dari Inalum Senilai Rp12,7 Triliun
Caplok Saham Vale 14%,...
Caplok Saham Vale 14%, MIND ID Pakai Duit Freeport
Bukti Konsistensi Inalum...
Bukti Konsistensi Inalum Bangun Industri Alumunium Adaptif dan Ramah Lingkungan
Beli Vale, Inalum Terbitkan...
Beli Vale, Inalum Terbitkan Global Bond Rp37,5 Triliun
MIND ID Akuisisi 20%...
MIND ID Akuisisi 20% Saham Vale, Duitnya dari Mana?
Jadi Pengendali, MIND...
Jadi Pengendali, MIND ID Harus Akuisisi Saham Vale Lebih dari 11 Persen
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
10 menit yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
40 menit yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
1 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
3 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
3 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
3 jam yang lalu
Infografis
20 Kolonel Pecah Bintang...
20 Kolonel Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved