Kabar Baik, Rupiah Menguat 66 Poin ke Rp14.065
Kamis, 11 Juli 2019 - 12:48 WIB
Kabar Baik, Rupiah Menguat 66 Poin ke Rp14.065
A
A
A
JAKARTA - Ada kabar baik untuk kita semua. Nilai tukar rupiah menguat melawan dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Kamis (11/7/2019) siang ini. Data Bloomberg mencatat rupiah pada sesi I, terapresiasi 66 poin atau 0,47% ke level Rp14.065 per USD.
Pembukaan dagang, rupiah langsung tancap gas dengan menguat 27 poin atau 0,19% ke level Rp14.105 per USD, dimana Rabu kemarin ditutup di level Rp14.131 per USD.
Seirama, data Yahoo Finance juga mencatat penguatan rupiah pada siang ini sebesar 70 poin atau 0,49% menjadi Rp14.055 per USD, berbanding penutupan Rabu lalu di level Rp14.125 per USD.
Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, menetapkan kurs tengah rupiah pada Kamis ini di level Rp14.089 per USD, menguat 63 poin atau 0,44% dibanding posisi Rp14.154 per USD pada Rabu kemarin.
Rupiah menguat mengambil untung dari tertahannya laju dolar Amerika Serikat. Mata uang George Washington itu melemah setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell memberi isyarat untuk menurunkan suku bunga acuan AS pada akhir bulan ini.
Dihadapan Kongres, Powell mengatakan penurunan ini untuk mengantisipasi prospek ekonomi AS ditengah ketidakpastian global akibat konflik dagang Amerika Serikat dengan China dan negara-negara lain.
"Pernyataan Powell terdengar dovish disebagian besar dimensi. Ini sedikit mengejutkan mengingat perkembangan perdagangan AS-China mulai reda setelah pertemuan G20 dan kenaikan jumlah serta gaji tenaga kerja AS," kata Michael Swell, kepala manajemen portofolio di Goldman Sachs Asset Management, seperti dilansir dari Reuters.
Pernyataan Powell membuat indeks USD terhadap enam mata uang utama tergelincir 0,2% menjadi 96,877. Dolar AS pun turun 0,5% terhadap yen Jepang menjadi 107,96 yen. Selain itu, euro naik 0,2% terhadap USD menjadi USD1,1274 di perdagangan Asia.
Pembukaan dagang, rupiah langsung tancap gas dengan menguat 27 poin atau 0,19% ke level Rp14.105 per USD, dimana Rabu kemarin ditutup di level Rp14.131 per USD.
Seirama, data Yahoo Finance juga mencatat penguatan rupiah pada siang ini sebesar 70 poin atau 0,49% menjadi Rp14.055 per USD, berbanding penutupan Rabu lalu di level Rp14.125 per USD.
Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, menetapkan kurs tengah rupiah pada Kamis ini di level Rp14.089 per USD, menguat 63 poin atau 0,44% dibanding posisi Rp14.154 per USD pada Rabu kemarin.
Rupiah menguat mengambil untung dari tertahannya laju dolar Amerika Serikat. Mata uang George Washington itu melemah setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell memberi isyarat untuk menurunkan suku bunga acuan AS pada akhir bulan ini.
Dihadapan Kongres, Powell mengatakan penurunan ini untuk mengantisipasi prospek ekonomi AS ditengah ketidakpastian global akibat konflik dagang Amerika Serikat dengan China dan negara-negara lain.
"Pernyataan Powell terdengar dovish disebagian besar dimensi. Ini sedikit mengejutkan mengingat perkembangan perdagangan AS-China mulai reda setelah pertemuan G20 dan kenaikan jumlah serta gaji tenaga kerja AS," kata Michael Swell, kepala manajemen portofolio di Goldman Sachs Asset Management, seperti dilansir dari Reuters.
Pernyataan Powell membuat indeks USD terhadap enam mata uang utama tergelincir 0,2% menjadi 96,877. Dolar AS pun turun 0,5% terhadap yen Jepang menjadi 107,96 yen. Selain itu, euro naik 0,2% terhadap USD menjadi USD1,1274 di perdagangan Asia.
(ven)
Lihat Juga :