Produksi Baterai Berbasis EBT, Baran Energy Tanam Modal Rp200 Miliar

Sabtu, 20 Juli 2019 - 04:19 WIB
Produksi Baterai Berbasis...
Produksi Baterai Berbasis EBT, Baran Energy Tanam Modal Rp200 Miliar
A A A
JAKARTA - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong pemanfaatan energi yang bersumber dari Energi Baru Terbarukan (EBT). Hal itu tertuang dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), dimana pemanfaatan EBT ditargetkan mencapai 23% pada 2025 mendatang. Sejumlah kebijakan strategis telah dikeluarkan termasuk pengembangan energi yang bersumber dari listrik.

Kebijakan tersebut direspon oleh banyak perusahaan. Tidak hanya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tapi juga swasta. Founder dan CEO PT Aldebaran Rekayasa Cipta (Baran Energy), Victor Wirawan, mengatakan pihaknya sedang mengembangkan tiga varian produk teknologi energi yang tergolong ramah lingkungan, yaitu PowerWall berkapasitas 8.8 KWh, PowerPack 126 KWh, dan PowerCube 1.2 MWh. Baran Energy menanamkan investasi Rp200 miliar.

"Perangkat teknologi ini bisa dimanfaatkan, terutama untuk menampung energi yang dihasilkan oleh energi terbarukan, seperti energi yang bersumber dari matahari, angin, dan air," ujarnya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (19/7/2019).

Dia menjelaskan, proses pengalihan pemanfaatan sumber energi berbasis fosil ke EBT di Indonesia memerlukan waktu, sama seperti di sejumlah negara Eropa dan China. Namun, pada waktunya, sumber-sumber energi berbasis fosil akan tergantikan oleh sumber energi terbarukan.

Baran Energy mencoba melakukan inovasi model kepemilikan, bagaimana supaya teknologi ini menjadi terjangkau. Sehingga lebih banyak lagi orang yang bisa berpindah ke energi terbarukan.

Program ini diharapkan dapat membantu percepatan peralihan dari energi fosil ke energi terbarukan. "Visi kami mendorong penggunaan energi terbarukan dan mobilitas elektrik di Indonesia," tutur Victor.

Saat ini, tingkat komponen dalam negeri (TKDN) baterai listrik Baran Energy ini baru mencapai 60%. Dalam waktu dekat, perusahaan juga akan menggandeng pihak Panasonic Indonesia untuk memproduksi baterai dari dalam negeri.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mencari Model Bisnis...
Mencari Model Bisnis Energi Pintar dan Terbarukan Lewat Hackathon Online
Hitachi Energy Siap...
Hitachi Energy Siap Dukung Transisi Energi di Indonesia
ITS Bangun Living Laboratory...
ITS Bangun Living Laboratory Renewable Energy Terbesar dan Pertama di Indonesia
ASEAN Energy Business...
ASEAN Energy Business Forum Dorong Percepatan Transisi Energi Kawasan
SUN Energy Komitmen...
SUN Energy Komitmen Perkuat Kiprah Energi Bersih di Industri
MNC Energy Investment...
MNC Energy Investment Bersiap Garap Bisnis EBT
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
2 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
3 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
4 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved