Sri Mulyani Ragukan Ekonomi Tumbuh Capai Target APBN 2019

Senin, 22 Juli 2019 - 15:48 WIB
Sri Mulyani Ragukan...
Sri Mulyani Ragukan Ekonomi Tumbuh Capai Target APBN 2019
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani meragukan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini bakal mencapai target yang dipasang dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2019. Hal ini disampaikan pemerintah dan Bank Indonesia (BI) dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR yang digelar hari ini.

Sri Mulyani mengakui target pertumbuhan ekonomi bakal meleset, dengan hanya mencapai 5,2% dari sebelumnya yang ditargetkan 5,3%. Menurutnya kondisi ekonomi global seperti perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China dan faktor politik di beberapa negara maju membuat ekonomi Indonesia tertekan.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini akan lebih rendah dari target yang ditentukan pemerintah dalam APBN 2019, sebesar 5,3%," ujar Menkeu Sri Mulyani di Gedung DPR, Jakarta, Senin (22/7/2019).

Selain itu suku bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) yang ditargetkan 5,3% juga akan mengalami tekanan. Begitu juga beberapa asumsi lainnya yang tak akan mencapai target di tahun 2019 ini, seperti harga minyak USD70 per barel, lifting minyak 775 ribu barel per hari serta lifting gas 1,25 juta barel setara minyak per hari.

Namun kata dia, inflasi bakal sesuai perkiraaan saat pemerintah sangat concern dalam menjaga ekonomi Indonesia. "Inflasi akan tetap terjaga di kisaran 3,5%," jelasnya

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) diprediksi mencapai Rp14.250/USD sepanjang tahun ini. Angka ini menguat dari target dalam APBN 2019 sebesar Rp15.000 per dolar AS.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Airlangga Ungkap Alasan...
Airlangga Ungkap Alasan Jokowi Bilang Ekonomi RI Segar
Reputasi RI Rusak Soal...
Reputasi RI Rusak Soal Menjaga Defisit APBN di Mata Dunia
Usulan Asumsi Dasar...
Usulan Asumsi Dasar Makro 2025: Ekonomi RI Tumbuh 5,1-5,5%, Rupiah Rp15.300-Rp16.000/USD
Anggaran Pemulihan Ekonomi...
Anggaran Pemulihan Ekonomi Naik Jadi Rp677,2 Triliun, Ini Rinciannya
Ekonom Nilai RAPBN 2024...
Ekonom Nilai RAPBN 2024 Terancam Dirombak di Tengah Jalan
Airlangga Beberkan Mesin...
Airlangga Beberkan Mesin Ekonomi Indonesia di 2025, Apa Saja?
Berita Terkini
Harga Emas Antam Anjlok...
Harga Emas Antam Anjlok Parah di Hari Jumat, Turun Tajam hingga Rp35 Ribu/Gram
5 menit yang lalu
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
3 jam yang lalu
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
3 jam yang lalu
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
4 jam yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
5 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved