Ruang Penurunan Suku Bunga BI Terbuka Hingga 3 Kali

Senin, 22 Juli 2019 - 18:43 WIB
Ruang Penurunan Suku...
Ruang Penurunan Suku Bunga BI Terbuka Hingga 3 Kali
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menurut Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah masih mempunyai ruang untuk menurunkan suku bunga dua hingga tiga kali sepanjang tahun 2019. Hal ini melihat tren penurunan suku bunga yang dilakukan bank sentral global sebagai respon perlambatan ekonomi, khususnya oleh The Fed.

"Saya kira BI memang punya ruang untuk menurunkan suku bunga 2 hingga 3 kali tahun ini," ujar Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah di Jakarta, Senin (22/7/2019).

Lebih lanjut Ia menerangkan, penurunan suku bunga akan berpotensi melonggarkan likuiditas, memacu kredit dan investasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun demikian, pengalaman tahun 2016-2017 menunjukkan bahwa penurunan suku bunga acuan hingga 4,25% tidak menjamin terjadinya lonjakan pertumbuhan ekonomi.

"Penurunan suku bunga acuan tidak menjamin turunnya suku bunga kredit dan meningkatnya penyaluran kredit serta investasi. Jadi saya kira level suku bunga acuan BI bukan satu-satunya faktor yang menentukan pertumbuhan ekonomi," jelasnya.

Menurut dia, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dipengaruhi banyak faktor. Oleh karena itu, penurunan suku bunga harus diiringi kebijakan yang mendukung. "Yang dibutuhkan adalah bagaimana menyinergikan kebijakan memanfaatkan penurunan suku bunga," tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati berharap investasi pada semester II/2019 bisa tumbuh lebih baik dibanding semester I/2019 dengan adanya penurunan suku bunga dan kemudahan berusaha yang diberikan pemerintah.

"Semester I/2019 kemarin di 5%. Kita harapkan di semester II/2019 momentumnya naik. Sebetulnya tahun lalu sudah mendekati 5,9% dan kita harap bisa mendekati 6%," tuturnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jaga Nilai Tukar Rupiah...
Jaga Nilai Tukar Rupiah Stabil, BI Repo Rate Bakal Ditahan
Membaca Peluang Tipis...
Membaca Peluang Tipis Penurunan Suku Bunga Acuan BI Jelang Tutup Tahun 2025
BI Rate Dipangkas Jadi...
BI Rate Dipangkas Jadi 6%, Ekonom: Jamu Manis Jelang Transisi Pemerintahan
Ekonom: BI Berpeluang...
Ekonom: BI Berpeluang Lanjutkan Pemangkasan BI Rate hingga 5,50% Akhir 2024
BI Kembali Pertahankan...
BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan Maret 2026 di Level 4,75 Persen
BI Kembali Tahan Suku...
BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan November di Level 4,75%
Berita Terkini
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
21 menit yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
37 menit yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
44 menit yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
48 menit yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
49 menit yang lalu
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
2 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved