Defisit Rp28 T, Menkeu Sentil Tata Kelola Keuangan BPJS Kesehatan

Selasa, 23 Juli 2019 - 18:30 WIB
Defisit Rp28 T, Menkeu...
Defisit Rp28 T, Menkeu Sentil Tata Kelola Keuangan BPJS Kesehatan
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani meminta agar BPJS Kesehatan memperbaiki tata kelola keuangannya. Perbaikan tata kelola keuangan tersebut penting karena pengelolaan dana peserta saat ini tidak seimbang dengan penerimaan yang didapat sehingga BPJS Kesehatan mengalami defisit puluhan triliun.

BPJS Kesehatan memprediksi defisit anggaran tahun ini menyentuh angka Rp19 triliun. Ditambah dengan defisit tahun sebelumnya yang sebesar Rp9 triliun, total defisit anggaran BPJS Kesehatan mencapai Rp28 triliun.

"Tata kelola dari sisi penerimaan, terutama dari peserta yang bukan penerima upah reguler, itu menjadi salah satu yang perlu untuk ditingkatkan. Kita tidak ingin hanya melakukan pembayaran defisit, tapi lebih kepada perbaikan secara fundamental," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (23/7/2019).

Sri Mulyani mengatakan, pihaknya telah menerima data dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengenai defisit yang dialami BPJS Kesehatan. Karena itu, Sri Mulyani akan terus mengawasi pencapaian keuangan BPJS Kesehatan kedepannya.

"Iya kan kita sudah dapat audit BPKP secara total yang menjadi basis kita untuk menangani masalah BPJS Kesehatan ini. Pertama mengenai forecast atau proyeksi sampai akhir tahun, kita tentu akan melihat kembali capaian sampai enam bulan dan proyeksi ke depan," tegasnya.

Dia menambahkan, Kementerian Keuangan sudah mengambil langkah koordinasi antarkementerian dan lembaga untuk menyelesaikan masalah defisit BPJS Kesehatan.

"Kita sudah melakukan identifikasi langkah-langkah yang bisa dilakukan di dalam mengelola masalah ini. Apakah dari sisi tata kelola didalamnya sesuai rekomendasi BPKP, mengenai pendataan peserta, karena itu juga merupakan salah satu sumber tagihan, itu juga merupakan salah satu hal yang penting untuk diperbaiki," jelasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bayar Iuran BPJamsostek...
Bayar Iuran BPJamsostek Bakal Ditunda Pemerintah, BPJS Kesehatan Ntar Dulu
Keuangan Sehat, Kunci...
Keuangan Sehat, Kunci Hadirkan Layanan Kesehatan yang Hebat
Menkes Budi Gunadi Pastikan...
Menkes Budi Gunadi Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tidak Naik di Tahun 2025
Sri Mulyani: Kesehatan...
Sri Mulyani: Kesehatan dan Ekonomi Harus Berjalan Bersama
Sri Mulyani Umumkan...
Sri Mulyani Umumkan APBN Alami Defisit Rp35 Triliun
Lomba Protokol Kesehatan...
Lomba Protokol Kesehatan demi Membobol Kemacetan Ekonomi
Berita Terkini
Sinergi Berkelanjutan,...
Sinergi Berkelanjutan, bank bjb Dukung Percepatan Program Rumah Layak Huni melalui BSPS 2026
18 menit yang lalu
Dukung Sekolah Rakyat,...
Dukung Sekolah Rakyat, SIG Pasok Material Konstruksi Ramah Lingkungan di 4 Provinsi
19 menit yang lalu
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
28 menit yang lalu
bank bjb Perkuat Literasi...
bank bjb Perkuat Literasi Keuangan dan Kewirausahaan bagi Calon Pensiunan Kementerian Agama
55 menit yang lalu
AllianzGI Sebut Pasar...
AllianzGI Sebut Pasar Global Masih Resilien, Seleksi Aset Jadi Kunci di Tengah Ketidakpastian
2 jam yang lalu
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
2 jam yang lalu
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved