Kementan Bangun Obor Pangan Lestari, untuk Ketahanan Pangan Keluarga

Senin, 29 Juli 2019 - 16:50 WIB
Kementan Bangun Obor...
Kementan Bangun Obor Pangan Lestari, untuk Ketahanan Pangan Keluarga
A A A
JAKARTA - Dalam membangun ketahanan pangan nasional, penguatan ketahanan pangan keluarga sangat penting dilakukan.

"Ketahanan pangan nasional dimulai dari keluarga. Kalau keluarga tahan pangan, secara nasional juga akan tahan pangan," ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Hendriadi seusai panen sayuran di lahan Toko Tani Indonesia Centre (TTIC), Minggu (27/7/2019).

Obor Pangan Lestari (OPAL) merupakan perubahan dari Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). OPAL di TTIC memanfaatkan lahan pekarangan sekitar 150 meter yang ditanam aneka tanaman buah dan sayur.

"Melalui OPAL diharapkan gerakannya lebih masif dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat maupun penyediaan pangan nasional," tambah Agung yang didampingi Sekretaris Badan Riwantoro dan Kapus Distribusi dan Cadangan Pangan Risfaheri.

Menurut Agung, OPAL juga difokuskan untuk mengentaskan daerah rentan rawan pangan yang sudah diidentifikasi, sehingga nantinya masyarakat tidak saja tercukupi pangannya, tetapi juga meningkat kesejahteraannya.

"Dengan meningkatnya kesejahteraan, diharapkan konsumsi pangan masyarakat menjadi lebih beragam, bergizi seimbang dan aman," tuturnya.

Menurut Agung, kehadiran OPAL juga untuk menyelesaikan masalah stunting, sehingga mulai 2019 kegiatan OPAL akan lebih digalakkan lagi.

Sesuai Permentan Nomor 22/2019 tentang Obar Pangan Lestari, kegiatan OPAL diselenggarakan seluruh unit Kerja Eselon I lingkup Kementan, UPT dan Dinas Provinsi Dan Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan urusan pemerintah di bidang pertanian dan/atau pangan.

"OPAL di TTIC ini sebagai contoh yang bisa dilihat dan ditiru masyarakat untuk dikembangkan dihalaman pekarangan dan lingkungan masing-masing," pungkas Agung.
(akn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Strategi Penilaian Kinerja...
Strategi Penilaian Kinerja Kementerian Pertanian
Pelaku Pemalsuan Pestisida...
Pelaku Pemalsuan Pestisida Dapat Dihukum Maksimal
Kementan Ajak Petani...
Kementan Ajak Petani dan Penyuluh Manfaatkan Bahan Organik
Antisipasi Kekeringan,...
Antisipasi Kekeringan, Masa Tanam Kedua Padi Dipercepat Mei
Antisipasi Krisis Pangan,...
Antisipasi Krisis Pangan, Pemerintah Akan Buka Lahan Sawah 900 Ribu Hektare
Petani Maros Giatkan...
Petani Maros Giatkan On Farm dengan Tanam Cabai Organik
Berita Terkini
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
25 menit yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
40 menit yang lalu
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
1 jam yang lalu
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
1 jam yang lalu
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
2 jam yang lalu
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
3 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved