Pasca Sistem Error, Bank Mandiri Dibayangi Dua Sanksi

Senin, 29 Juli 2019 - 19:13 WIB
Pasca Sistem Error,...
Pasca Sistem Error, Bank Mandiri Dibayangi Dua Sanksi
A A A
JAKARTA - Sanksi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membayangi Bank Mandiri terkait sistem IT yang error beberapa waktu lalu, hingga membuat perubahan saldo nasabah. Terkait investasi yang dilakukan OJK diterangkan, apabila dari hasil investigasi ini ditemukan ada kecurangan (fraud), maka akan diproses hukum pidana.

Namun, jika sistem yang eror disebabkan oleh kesalahan dari SDM maka OJK akan memberi sanksi berupa surat peringatan. "Hasil pemeriksaan sejauh ini belum ditemukan masalah selain IT. Ini bisa diperbaiki dengan cepat. Tapi kemungkinan dalam kasus ini murni terjadi error di sistemnya," kata Kepala Departemen pengawasan Bank I OJK Hizbullah di kantor Ombudsman RI Jakarta, Senin (29/7/2019).

Lebih lanjut Ia menerangkan, pihaknya melakukan investigasi terhadap sistem IT pihak Bank Mandiri terkait saldo nasabah yang error pada 20 Juli lalu. Hal itu bertujuan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali. "Kami sudah kirim tim ke Bank Mandiri untuk memastikan kondisinya dan minta Mandiri pastikan sistem IT sekarang aman untuk kedepannya," ujar Hizbullah dalam kesempatan sama.

Dia mengatakan, investigasi langsung dilakukan sejak 22 Juli 2019 lalu dan diperkirakan akan rampung pada 1 Agustus 2019. Hasil kajian ini dapat digunakan untuk memperbarui Peraturan OJK Nomor 38 Tahun 2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko dalam Penggunaan TI oleh Bank Umum.

Hal ini disampaikan saat Ombudsman RI menginisiasi pemanggilan sejumlah pihak, yaitu Bank Indonesia (BI), OJK dan Bank Mandiri untuk mengevaluasi kasus perubahan saldo nasabah Bank Mandiri. Dalam pertemuan tersebut, Ombudsman mendengarkan keterangan dari seluruh pihak.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OJK Beberkan Kelemahan...
OJK Beberkan Kelemahan yang Menghambat Pertumbuhan Bank Syariah
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
Merger dan Akuisisi...
Merger dan Akuisisi Bank Digital Demi Memperkuat Permodalan
OJK Kumpulkan 15 Bank...
OJK Kumpulkan 15 Bank Minta Revisi RBB Lebih Optimistis
OJK Cabut Izin Usaha...
OJK Cabut Izin Usaha BPRS Gotong Royong Subang
Pertumbuhan Kredit Diperkirakan...
Pertumbuhan Kredit Diperkirakan Hanya Tembus 5% Pada 2021
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
3 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
Anggoro Eko Cahyo, Dirut...
Anggoro Eko Cahyo, Dirut Baru Bank Syariah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved