BUMN dan Pengusaha Muda Diminta Saling Bermitra

Jum'at, 02 Agustus 2019 - 12:25 WIB
BUMN dan Pengusaha Muda...
BUMN dan Pengusaha Muda Diminta Saling Bermitra
A A A
JAKARTA - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diminta untuk bermitra dengan para pengusaha muda di Indonesia. Kemitraan tersebut diharapkan bisa meningkatkan daya saing dan terjadinya hubungan yang saling menguntungkan di antara kedua belah pihak.

”BUMN dapat merangkul entrepreneur potensial sebagai mitranya sehingga terjadi hubungan simbiosis yang saling menguntungkan kedua belah pihak,” kata Founder KAHMI Preneur Kamrussamad pada Dialog Publik Bertajuk ”Masa Depan BUMN Periode Kedua Pemerintahan Jokowi” di Jakarta kemarin.

Menyikapi hal itu, KAHMIPreneur mengharapkan generasi muda dan kalangan milenial dapat menjadi entrepreneur andal yang lebih kreatif agar dapat memajukan bisnisnya di Indonesia. Menurut Kamrussamad, masa depan BUMN sudah pasti berada di tangan para pemuda Indonesia. Oleh karena itu, kaum milenial harus bisa mengikuti perkembangan teknologi dan globalisasi dunia.

”BUMN sendiri me rupakan representatif perusahaan yang didanai oleh rakyat sehingga keberhasilannya tentunya dapat menyejahterakan rakyat dan berkontribusi terhadap kemajuan bangsa,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Kamrussamad juga mendukung upaya pemerintah dalam membentuk holding BUMN. ”Sebagai pelaku usaha dan mewakili KAHMIPreneur, kami nilai bahwa membentuk holding BUMN merupakan langkah yang tepat bagi pemerintah terutama pemerintahan Jokowi periode kedua,” kata dia. BUMN, lanjutnya, telah menjadi backbone dari perekonomian bangsa dan keberadaannya tak bisa dipungkiri mampu mendongkrak roda perekonomian nasional.

Namun, pengelolaan BUMN harus ditangani secara profesional sehingga menjadi lebih kuat, berdaya saing, dan memberikan benefit optimal kepada negara dan rakyat. Seperti diketahui, rencananya empat holding BUMN akan terbentuk tahun ini.

Mereka adalah holding perumahan, infrastruktur, farmasi, dan sarana-prasarana penerbangan. Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Isa Rachmatawarta mengatakan, pemerintah saat ini sudah menyelesaikan draf peraturan pemerintah (PP) terkait pembentukan keempat holding tersebut. Saat ini, draf PP tinggal menunggu persetujuan Menteri BUMN, Menteri Keuangan, dan menteri teknis yang berkaitan dengan sektor perusahaan.

Di antaranya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk holding BUMN sektor infrastruktur dan perumahan, serta Menteri Perhubungan untuk BUMN sektor perhubungan udara. Jadi bisa dibilang, keempat rancangan PP ini sudah cukup advance dalam artian legal drafting sudah dilakukan. Makanya, saat ini draf tersebut sedang keliling untuk diberikan persetujuan bagi menteri-menteri yang bersangkutan,” ujarnya. (Abdul Rochim/Sudarsono)
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sinergi BUMN dan PU...
Sinergi BUMN dan PU Percepat Pembangunan Infrastruktur
KAI dan BNI Resmikan...
KAI dan BNI Resmikan Naming Rights Stasiun Dukuh Atas BNI
BUMN Fest 2023 Ajang...
BUMN Fest 2023 Ajang Memperkuat Sinergi dan Kolaborasi
7 BUMN Keroyokan Bangkitkan...
7 BUMN Keroyokan Bangkitkan Pasar Wisata Domestik dan Internasional
Bank BTN Dapat Mandat,...
Bank BTN Dapat Mandat, Perluas Ekosistem Perumahan Bersama BUMN dan Swasta
Merger BUMN Dorong Penguatan...
Merger BUMN Dorong Penguatan Transformasi Ekosistem Pangan
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
13 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
50 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
3 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved