Terdampak Kondisi Global, Darmin Prediksi Ekonomi Kuartal II/2019 Tumbuh 5,1%
Jum'at, 02 Agustus 2019 - 16:13 WIB
Terdampak Kondisi Global, Darmin Prediksi Ekonomi Kuartal II/2019 Tumbuh 5,1%
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal II/2019 akan berkisar antara level 5,1%. Hal ini karena masih dipengaruhi kondisi perekonomian global yang melambat.
"Memang ekonomi dunia melambat, perdagangan melambat, ekspor kita juga masih belum bisa, impornya juga malah turun. Saya kira akan ada di sekitar 5,1%," ujarnya di Jakarta, Jumat (2/8/2019).
Menurut Darmin, motor penggerak ekonomi Indonesia seperti konsumsi rumah tangga dan investasi dinilai masih bagus. Namun kinerja ekspor dan impor masih belum bisa diharapkan. "Motor penggerak ekonomi kita pertama memang konsumsi masyarakat. Kemudian baru investasi, ekspor dan impor," tuturnya.
Darmin melanjutkan, apabila kondisi perekonomi global tidak membaik akan sulit untuk mendorong ekspor. Untuk itu, pemerintah menyiapkan berbagai kebijakan untuk mendorong industri dan ekspor salah satunya lewat beragam intensif yang ditawarkan.
"Kita ada kebijakan untuk mendorong industri dan ekspor melalui beberapa kebijakan yang sudah diambil selama beberapa bulan ini. Ada kebijakan perpajakan, dan kita masih akan membenahi juga urusan perizinan dan sebagainya," tandasnya.
"Memang ekonomi dunia melambat, perdagangan melambat, ekspor kita juga masih belum bisa, impornya juga malah turun. Saya kira akan ada di sekitar 5,1%," ujarnya di Jakarta, Jumat (2/8/2019).
Menurut Darmin, motor penggerak ekonomi Indonesia seperti konsumsi rumah tangga dan investasi dinilai masih bagus. Namun kinerja ekspor dan impor masih belum bisa diharapkan. "Motor penggerak ekonomi kita pertama memang konsumsi masyarakat. Kemudian baru investasi, ekspor dan impor," tuturnya.
Darmin melanjutkan, apabila kondisi perekonomi global tidak membaik akan sulit untuk mendorong ekspor. Untuk itu, pemerintah menyiapkan berbagai kebijakan untuk mendorong industri dan ekspor salah satunya lewat beragam intensif yang ditawarkan.
"Kita ada kebijakan untuk mendorong industri dan ekspor melalui beberapa kebijakan yang sudah diambil selama beberapa bulan ini. Ada kebijakan perpajakan, dan kita masih akan membenahi juga urusan perizinan dan sebagainya," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :