Pertamina Sepakati Pendanaan Rp26,2 Triliun untuk Proyek Jambaran-Tiung Biru

Jum'at, 02 Agustus 2019 - 20:09 WIB
Pertamina Sepakati Pendanaan...
Pertamina Sepakati Pendanaan Rp26,2 Triliun untuk Proyek Jambaran-Tiung Biru
A A A
JAKARTA - PT Pertamina EP Cepu (PEPC), anak usaha PT Pertamina (Persero), berhasil menyepakati pendanaan senilai USD1,85 miliar atau setara Rp26,2 triliun dari konsorsium 12 bank untuk membiayai Proyek Jambaran-Tiung Biru (JTB).

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengungkapkan, kesepakatan pendanaan ini merupakan salah satu yang terbesar di lingkungan anak perusahaan hulu Pertamina.

Dalam transaksi ini, selain MUFG Bank (bank komersial di bawah kelompok usaha Mitsubishi UFJ Financial Group, Inc,) yang menjadi penasihat keuangan, facility agent, dan lead arranger, terdapat sindikasi yang melibatkan 12 bank, yang tiga diantaranya adalah bank BUMN yaitu BRI, Mandiri, dan BNI.

Fajriyah menambahkan, kesepakatan bisnis itu memiliki struktur pembiayaan hybrid yang unik, yaitu menggabungkan pembiayaan konvensional dan, untuk pertama kalinya, pembiayaan syariah di bawah skema trustee borrowing (pinjaman wali amanat).

Tiap bagian (tranche), konvensional dan syariah, memberikan fasilitas pembiayaan proyek dengan dua tenor, yaitu 10 dan 15 tahun.

“Kepercayaan sindikasi 12 bank terhadap PEPC dalam pengelolaan Proyek JTB menunjukkan kredibilitas PEPC di mata lembaga keuangan internasional. Hal itu dapat menjadi contoh bagi skema pembiayaan proyek lain yang dikelola anak usaha Pertamina,” ujar Fajriyah di Jakarta, Jumat(2/8/2019).

Sementara itu, Direktur Utama PEPC Jamsaton Nababan menyatakan, hingga Semester I/2019, kemajuan pembangunan proyek Pengembangan Lapangan Gas Unitisasi JTB menunjukkan kinerja yang positif dari aspek konstruksi ataupun pengeboran.

Sebagai informasi, PEPC ditugasi untuk mengawasi pengembangan dan operasi proyek yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai Proyek Strategis Nasional, sekaligus termasuk dalam kategori Proyek Prioritas ini.

“Kemajuan konstruksi Gas Processing Facilities (GPF) telah melampaui target di angka 25% atau lebih cepat 1% dari target 24%,” ujar Jamsaton.

Proyek pengembangan dan pemrosesan gas JTB, lanjut Jamsaton, terdiri dari pengembangan cadangan gas terbukti serta pembangunan dan pengoperasian fasilitas pemrosesan gas dan jaringan pipa di Jawa Timur.

Proyek dengan kapasitas produksi penjualan gas sebesar 192 MMSCFD dan cadangan gas sebesar 2,5 triliun kaki kubik (TCF) ini ditargetkan beroperasi pada 2021.

Proyek JTB amat berperan dalam menegakkan kedaulatan energi nasional sebab gas yang dihasilkan akan dialirkan melalui pipa transmisi Gresik-Semarang, yang dikelola PT Pertamina Gas (Pertagas), anak perusahaan Pertamina lainnya, untuk menjadi andalan dalam memenuhi permintaan di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Gas akan dipasok ke Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Tambak Lorok di Jawa Tengah dan PLTGU Jawa-3 di Jawa Timur dan ditargetkan akan membangkitkan listrik sebesar 779 MW, sebagai bagian dari mega proyek pembangkit listrik 35 GW.

“Teknologi yang digunakan dalam Proyek JTB, dirancang guna mendapatkan keandalan operasi dan aspek ramah lingkungan untuk berproduksi selama 25 tahun,” pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Progress Pemulihan CPP...
Progress Pemulihan CPP Gundih On The Track
7 Program CSR Pertamina...
7 Program CSR Pertamina EP Asset 4 Raih Nominasi Nusantara CSR Award 2020
Selesaikan Tahapan Completion...
Selesaikan Tahapan Completion di Jambaran East, PEPC Siap Pindah Rig
Pertamina EP Cepu Rampungkan...
Pertamina EP Cepu Rampungkan Pemasangan Generator Selexol
Pertamina EP Cepu Regional...
Pertamina EP Cepu Regional Timur Raih Dua Penghargaan Internasional
Pertamina Group Raih...
Pertamina Group Raih Penghargaan dalam Ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2020
Berita Terkini
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
10 menit yang lalu
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
22 menit yang lalu
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
36 menit yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
56 menit yang lalu
Bidik Pasar Renovasi...
Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan
1 jam yang lalu
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
2 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved