Pemerintah Pacu Ekonomi Kreatif untuk Generasi Milenial

Minggu, 04 Agustus 2019 - 08:33 WIB
Pemerintah Pacu Ekonomi...
Pemerintah Pacu Ekonomi Kreatif untuk Generasi Milenial
A A A
JAKARTA - Kementerian Koordinator bidang Perekonomian (Kemenkoperekonomian) terus memacu perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia. Hal ini seiring berkembangnya globalisasi yang memiliki banyak tuntutan akan kemudahan dan kecepatan yang harus dicapai untuk menjadi negara maju.

Salah satu konsep yang lahir akibat tuntutan globalisasi dan Revolusi Industri 4.0 adalah ekonomi kreatif. Tak hanya itu, ekonomi kreatif juga dijadikan sebagai pilar ekonomi bangsa di masa depan.

Kolaborasi antara konsep ekonomi dan kreativitas perlu disadari dampaknya oleh masyarakat, khususnya untuk para pelaku bisnis. Ide kreatif untuk membuat perubahan dan inovasilah yang akan dapat membantu bertahan di era digital, karena proses bisnis masa kini tak hanya sekadar memproduksi barang dan menjualnya saja.

Selain itu, kreativitas tentunya diperlukan untuk menyasar target market produsen saat ini yaitu generasi milenial yang selalu dinamis dan mempunyai minat yang beragam.

Untuk meraih pasar generasi milenial, tentu saja diperlukan pengetahuan akan kebiasaan mereka sebagai consumer. Maka itu, tak heran jika perusahaan-perusahaan startup yang marak saat ini dimotori oleh para milenial itu sendiri. Sebab, generasi milenial itu akan bisa memberikan knowledge baru bagi para seniornya.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan UKM Kemenkoperekonomian Rudy Salahuddin menjelaskan, pemerintah mendorong semangat generasi milenial untuk membawa perubahan bagi Indonesia, khususnya di bidang ekonomi kreatif, misalnya dengan membangun usaha startup yang akan berkontribusi besar dalam perluasan lapangan kerja.

Di samping itu, untuk memberikan pandangan tentang cara mereka dalam mengembangkan kapasitas dan kemampuannya dengan melanjutkan kuliah lagi ke jenjang lebih tinggi.

Menurut Rudi, sebetulnya ada beberapa alternatif pilihan bagi para mahasiswa setelah lulus kuliah, diantaranya langsung masuk ke dunia kerja, menjadi wirausaha, atau melanjutkan kuliah ke tingkat lebih tinggi.

"Di Indonesia, tingkat pengangguran masih sebesar 5%, dan di sini lulusan SMK dan universitas cukup mendominasi. Jadi, bagaimana kita dapat menjadi orang yang produktif setelah lulus, juga bagaimana kita bisa memulai startup ataupun menjadi profesional yang baik,” ungkap Rudy di Jakarta, Minggu (4/8/2019).

Dia pun mendukung era Industri 4.0, yang mana terdapat dua poin penting yang menjadi penopang kemajuannya, yaitu angkatan kerja harus terus belajar dalam mengembangkan diri serta meningkatkan ketrampilannya.

"Khususnya untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi yang disruptif sekarang ini," jelasnya

Saat ini, pemerintah menargetkan rasio jumlah kelulusan S2 per 1 juta penduduk agar meningkat signifikan pada 2025. Sayangnya, sampai saat ini penduduk Indonesia masih kurang minatnya untuk melanjutkan kuliah ke jenjang lebih tinggi.

Salah satu alasan yakni faktor biaya pendidikan lanjutan yang tinggi, baik di dalam maupun luar negeri. Sebagai solusi, pemerintah mendorong berbagai beasiswa pendidikan dari banyak lembaga, termasuk Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Potensi Ekonomi Kreatif...
Potensi Ekonomi Kreatif Jadi Tulang Punggung Perekonomian
Menko Airlangga: Pertumbuhan...
Menko Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi 2,97% Masih Positif
Genjot Pemulihan Ekonomi,...
Genjot Pemulihan Ekonomi, Pemerintah Keluarkan Berbagai Jurus
OJK dan Kemenko Perekonomian...
OJK dan Kemenko Perekonomian Kolaborasi Percepat Pemulihan Ekonomi
Airlangga: Pertumbuhan...
Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Lebih Tinggi dari India, Vietnam, Korsel dan Jepang
Kemenko Perekonomian...
Kemenko Perekonomian Dukung Program Makmur dan Agrosolution
Berita Terkini
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
6 menit yang lalu
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
9 menit yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
24 menit yang lalu
Dirut Pertamina Patra...
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Optimal
49 menit yang lalu
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
57 menit yang lalu
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
1 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved