Perbankan Pantau Dampak Pemadaman Listrik terhadap Sejumlah ATM

Minggu, 04 Agustus 2019 - 21:04 WIB
Perbankan Pantau Dampak...
Perbankan Pantau Dampak Pemadaman Listrik terhadap Sejumlah ATM
A A A
JAKARTA - Perbankan terus memantau dampak pemadaman listrik yang berlangsung rata-rata enam jam terhadap layanan perbankan khususnya operasional Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) menyatakan, layanan electronic channel baik mesin ATM maupun mobile banking berlangsung normal karena seluruh jaringan kantor pusat dan cabang Mandiri Syariah memiliki genset untuk memback-up pasokan listrik.

"Namun demikian, kami memperkirakan tetap ada mesin ATM yang tidak beroperasi karena kendala telekomunikasi, tetapi hal tersebut bisa diantisipasi dengan sebaran ATM yang merata saat ini," kata Corporate Secretary Mandiri Syariah Ahmad Reza di Jakarta, Minggu (4/8/2019).

Mandiri Syariah juga terus berkomunikasi dengan berbagai pihak, termasuk pengelola-pengelola gedung dan memastikan serta memonitor ketersediaan pasokan listrik untuk ATM selain memastikan server berjalan normal.

Reza juga memastikan layanan Mandiri Syariah Mobile tetap berjalan normal.

"Kami terus memastikan bahwa layanan perbankan Mandiri Syariah tetap berfungsi untuk memenuhi kebutuhan transaksi keuangan nasabah," tukasnya.

Sementara itu, Bank BNI juga memastikan operasional sebagian besar mesin ATM BNI di area yang terkena pemadaman listrik oleh PLN tetap berjalan normal. Saat ini masih terdapat lebih dari 15.000 ATM BNI yang bisa melayani transaksi nasabah di seluruh Indonesia.

BNI menganjurkan nasabah dan mitra setianya untuk menggunakan mesin-mesin ATM yang berada di dalam area kantor cabang BNI, karena memiliki cadangan daya yang memadai.

Alternatif lain adalah menggunakan ATM BNI di area yang memiliki pasokan listrik gedung yang cukup, misalnya di mal, restoran, bandara atau area public services yang memiliki pasokan listrik genset.

Perseroan juga memastikan operasional ATM-ATM yang berada di luar gedung Kantor Cabangnya (off branch) akan kembali normal setelah pasokan listrik ke gedung pulih.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Masih Lelet, Pengembangan...
Masih Lelet, Pengembangan Energi Terbarukan Harus Serius Digeber
Dana Nasabah Raib, Sistem...
Dana Nasabah Raib, Sistem Keamanan Perbankan Dipertanyakan
BNI dan RS PON Kolaborasi...
BNI dan RS PON Kolaborasi Wujudkan Pengalaman Premium bagi Nasabah Emerald
Bank Saqu Catat 3,2...
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Nasabah, Dorong Inovasi Digital dan Komunitas
Penerapan Layanan Digital...
Penerapan Layanan Digital Perbankan di Sektor UMKM
Kurangi Emisi Karbon,...
Kurangi Emisi Karbon, APL Pasang Solar Panel 100,000 kWh di Medan
Berita Terkini
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
2 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
3 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
4 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
6 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
7 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
9 jam yang lalu
Infografis
Baterai Mobil Listrik...
Baterai Mobil Listrik Made in Karawang Mendunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved