Masih Lelet, Pengembangan Energi Terbarukan Harus Serius Digeber
Selasa, 15 Juni 2021 - 16:45 WIB
loading...
Ilustrasi energi terbarukan. Foto/Dok SINDO
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) Surya Darma mengatakan, perkembangan pembangkit listrik tenaga energi terbarukan hanya 500 MW per tahun dalam empat tahun terakhir.
Menurut dia, tanpa ada upaya serius dan konsisten dari para pemangku kepentingan, kapasitas pembangkit listrik tenaga energi terbarukan hanya akan tumbuh 2.500 MW.
"Masih ada gap yang sangat besar untuk mencapai target pemerintah tahun 2025 sebesar 23%. Perlu upaya bersama secara serius dan konsisten untuk mencapai target tersebut," ujarnya dalam webinar, Selasa (15/6/2021).
Baca juga: La Nyalla: Kalbar Tak Boleh Bergantung Listrik dari Malaysia
Di sisi lain, akan sulit untuk melakukan investasi pada energi fosil karena adanya pembatasan yang dikeluarkan sektor keuangan. "Apalagi mulai tahun 2025 tidak ada sektor keuangan internasional yang mau membiayai proyek-proyek yang berbasis energi fosil khususnya batu bara," ungkapnya.
Menurut dia, tanpa ada upaya serius dan konsisten dari para pemangku kepentingan, kapasitas pembangkit listrik tenaga energi terbarukan hanya akan tumbuh 2.500 MW.
"Masih ada gap yang sangat besar untuk mencapai target pemerintah tahun 2025 sebesar 23%. Perlu upaya bersama secara serius dan konsisten untuk mencapai target tersebut," ujarnya dalam webinar, Selasa (15/6/2021).
Baca juga: La Nyalla: Kalbar Tak Boleh Bergantung Listrik dari Malaysia
Di sisi lain, akan sulit untuk melakukan investasi pada energi fosil karena adanya pembatasan yang dikeluarkan sektor keuangan. "Apalagi mulai tahun 2025 tidak ada sektor keuangan internasional yang mau membiayai proyek-proyek yang berbasis energi fosil khususnya batu bara," ungkapnya.
Lihat Juga :