IHSG Diprediksi Menguat, Mainkan 6 Saham Ini
Selasa, 06 Agustus 2019 - 07:42 WIB
IHSG Diprediksi Menguat, Mainkan 6 Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa ini diprediksi berbalik menguat. Senin kemarin, IHSG ditutup terkapar 164,48 poin atau 2,59% menuju level 6.175,70.
Analis dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan indikator MACD masih berada di area negatif. Sementara itu, terlihat bahwa Stochastic dan RSI di area oversold atau jenuh jual.
"Dengan demikian, masih terdapat harapan bahwa pergerakan IHSG kemungkinan berpotensi rebound," ujar Nafan Aji di Jakarta, Selasa (6/8/2019).
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
1. AALI
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 9700-9900, dengan target harga secara bertahap di level 10000, 10450 dan 10750. Support: 9500.
2. ADRO
Indikator RSI sudah menunjukkan oversold atau jenuh jual sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada level 1100-1120, dengan target harga secara bertahap di level 1160 dan 1215. Support: 1050.
3. BBTN
Indikator MACD masih membentuk pola golden cross di area negatif sehingga peluang terjadinya penguatan masih terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area 2240-2250, dengan target harga secara bertahap di level 2280, 2360, 2710, 3060 dan 3410. Support: 2170.
4. BMRI
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 200 sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 7325-7425, dengan target harga secara bertahap di level 7725, 7900, 8050 dan 8650. Support: 7150.
5. PGAS
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat beberapa pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 1965-1980, dengan target harga secara bertahap di 2000, 2020, 2120, 2220 dan 2320. Support: 1925.
6. SMRA
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 1160-1210 dengan target harga secara bertahap di level 1240 dan 1470. Support: 1120.
Analis dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan indikator MACD masih berada di area negatif. Sementara itu, terlihat bahwa Stochastic dan RSI di area oversold atau jenuh jual.
"Dengan demikian, masih terdapat harapan bahwa pergerakan IHSG kemungkinan berpotensi rebound," ujar Nafan Aji di Jakarta, Selasa (6/8/2019).
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
1. AALI
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 9700-9900, dengan target harga secara bertahap di level 10000, 10450 dan 10750. Support: 9500.
2. ADRO
Indikator RSI sudah menunjukkan oversold atau jenuh jual sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada level 1100-1120, dengan target harga secara bertahap di level 1160 dan 1215. Support: 1050.
3. BBTN
Indikator MACD masih membentuk pola golden cross di area negatif sehingga peluang terjadinya penguatan masih terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area 2240-2250, dengan target harga secara bertahap di level 2280, 2360, 2710, 3060 dan 3410. Support: 2170.
4. BMRI
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 200 sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 7325-7425, dengan target harga secara bertahap di level 7725, 7900, 8050 dan 8650. Support: 7150.
5. PGAS
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat beberapa pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 1965-1980, dengan target harga secara bertahap di 2000, 2020, 2120, 2220 dan 2320. Support: 1925.
6. SMRA
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 1160-1210 dengan target harga secara bertahap di level 1240 dan 1470. Support: 1120.
(ven)
Lihat Juga :