Bukan Gaji, Tapi Bonus Pegawai PLN Kena Imbas untuk Bayar Kompensasi

Kamis, 08 Agustus 2019 - 15:52 WIB
Bukan Gaji, Tapi Bonus...
Bukan Gaji, Tapi Bonus Pegawai PLN Kena Imbas untuk Bayar Kompensasi
A A A
JAKARTA - PT PLN (Persero) memberikan klarifikasi terkait wacana pemotongan gaji pegawai untuk membayar kompensasi akibat pemadaman listrik total atau Blackout yang terjadi pada beberapa wilayah pada Minggu (4/8) lalu. Direktur Pengadaan Strategis II PLN Djoko Raharjo Abumanan mengatakan, yang akan dipotong bukannya gaji, melainkan bonus yang biasa didapat oleh para pegawai yang akan terkena imbasnya.

Pemotongan bonus ini bukan hanya di lakukan kepada pegawai, akan tetapi jajaran direksi perusahaan listrik negara tersebut juga terkena dampaknya "Mohon maaf saya meluruskan, PLN itu ada bonus setiap pegawai terhadap kinerjanya. Kalau kinerja penjualan tidak tercapai termasuk saya, itu akan terdampak ke bonusnya,” ujar Djoko di Kantor Ombudsman RI, Jakarta, Kamis (8/8/2019).
(Baca Juga: Bayar Kompensasi Mati Listrik Massal, PLN Pastikan Tidak Potong Gaji Karyawan )
Sambung dia menjelaskan, pendapatan pegawai PLN ada beberapa tipe. Pertama adalah gaji pokok atau P1, dan kemudian P2 yang merupakan bonus yang diambil dari kinerja selama 6 bulan. “Dan hitunganya 6 bulan, bukan dipotong, pencapaian indeks terkoreksi," jelasnya.

Menurut Djoko dengan insiden ini, maka kinerja PLN terkoreksi. Alhasil, bonus pegawai ini juga bakal ikut terkoreksi juga. "Bonus ini kan pendapatan di luar gaji yang dibawa pulang, ini yang tekroreksi," ucapnya.

Djoko menambahkan dalam hal pendapatan, perseroan menganut azas kesetaraan yang artinya adalah jika kinerja perusahaan tengah menanjak, maka seluruh pegawai akan mendapatkan manfaatnya. "Mohon maaf, PLN menganut azas kesetaraan kalau rajin dia prestasi, performance individu dan organisasi itu sangat berpengaruh terhadap pendapatan," ucapnya.

"Ini supaya jelas tidak ada potong memotong, karena gaji PLN pada person akan berjalan sesuai dengan dia lama kerja. Sedangkan setiap 6 bulan dihitung indeks prestasinya, maka prestasinya akan terkoreksi," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Listrik di Bali Mati...
Listrik di Bali Mati Total, PLN Masih Lakukan Recovery
PLN Ungkap Dugaan Sementara...
PLN Ungkap Dugaan Sementara Penyebab Blackout di Bali
Listrik Jabodetabek...
Listrik Jabodetabek Padam, Menteri Erick: Sebagian Sudah Menyala
Soal Blackout di Sumatera,...
Soal Blackout di Sumatera, Ini Arahan Menteri ESDM ke PLN
Menteri Erick Sidak...
Menteri Erick Sidak Terkait Padamnya Listrik Jakarta
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
38 menit yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
1 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
1 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
10 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
11 jam yang lalu
Infografis
Pemanis Buatan Bukan...
Pemanis Buatan Bukan Pilihan untuk Kendalikan Berat Badan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved