Menpar Terpesona Ecowisata Mandiangin Tahura Sultan Adam

Selasa, 13 Agustus 2019 - 09:44 WIB
Menpar Terpesona Ecowisata...
Menpar Terpesona Ecowisata Mandiangin Tahura Sultan Adam
A A A
BANJAR - Pesona eksotik pariwisata di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), memang luar biasa. Bahkan Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan kekagumannya saat bertandang di Bumi Barakat ini. Salah satunya saat mengunjungi destinasi Ecowisata Mandiangin Tahura Sultan Adam.

Kunjungan Menpar didampingi sejumlah pejabat teras daerah. Di antaranya Asisten Bidang Ekobang I Gusti Nyoman Yudiana, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Haris Rifani, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (KISP) HM Farid Soufian, Kepala Disperindag I Gusti Made Suryawati, dan Kepala Satpol PP HM Ali Hanafiah.

Di sini, Menpar Arief Yahya melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pendopo Wisata. Selain itu, Menpar juga melakukan pelepasan satwa-satwa liar.

Menpar Arief Yahya mengatakan, Banjar memiliki objek wisata yang prospektif. Apalagi jika dikemas lebih komprehensif lagi, seperti memperkuat sentuhan alam berupa penghijauan.

"Suasana hijau memegang andil besar terhadap eksistensi objek wisata. Kita taruhan saja, itu (penghijauan) modal besar pariwisata. Pohon-pohon akan lebih menghasilkan, menyejahterakan dipandang ketimbang ditebang," ujar Menpar Arief Yahya.

Setelah itu, Menpar mengunjungi Pesanggrahan Belanda. Yaitu tempat peristirahatan di puncak Pegunungan Meratus sejak zaman Belanda dulu, yang memiliki pemandangan yang spektakuler. Pegunungan Meratus sendiri sudah menjadi Geopark Nasional sejak 30 November 2018, dan sedang dalam proses pengajuan UNESCO Global Geopark (UGG).

Ditegaskannya, sejumlah daerah di Indonesia yang fokus memperkuat sektor kepariwisataan dan jasa sebagai sumber pendapatan, terbukti lebih mampu meningkatkan kemandirian dan kemajuan pereknomian masyarakat dan daerah.

"Karena itu, Kalsel yang masih memiliki hutan luas juga perlu dijaga dan dilestarikan sebagai penopang kepariwisataan di masa mendatang," ujarnya.

Promosi wisata juga perlu terus digencarkan secara lebih kreatif. Contohnya melalui digitial media.

"Saya sudah dengar di Kalsel ini ada generasi atau semacam komunitas digital media. Nah, ini perlu terus didukung untuk membantu mempromosikan wisata di Kalsel," tandasnya.
(atk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Pariwisata...
Kementerian Pariwisata Jadikan Bissoloro sebagai Desa Wisata
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Akademisi Sarankan Olahraga...
Akademisi Sarankan Olahraga dan Pariwisata Jadi Satu Kementerian
BPKP Kawal Akuntabilitas...
BPKP Kawal Akuntabilitas Program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
15 Desa di Bulukumba...
15 Desa di Bulukumba Terima Penghargaan dari Kementerian Pariwisata
Gaji PNS Kementerian...
Gaji PNS Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tahun 2024
Berita Terkini
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
16 menit yang lalu
Transisi Energi Bersih...
Transisi Energi Bersih Didoorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi
26 menit yang lalu
Kerugian Akibat Kejahatan...
Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
38 menit yang lalu
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
1 jam yang lalu
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
3 jam yang lalu
Rupiah Hampir Tembus...
Rupiah Hampir Tembus Rp18.000, Kapan Purbaya Pencet Alarm Darurat?
9 jam yang lalu
Infografis
Gokil! Ini Air Mineral...
Gokil! Ini Air Mineral Termahal di Dunia, Minuman Para Sultan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved