Jokowi: Saya Sudah Minta Menkeu untuk Menghilangkan Pajak Kertas

Rabu, 14 Agustus 2019 - 14:36 WIB
Jokowi: Saya Sudah Minta...
Jokowi: Saya Sudah Minta Menkeu untuk Menghilangkan Pajak Kertas
A A A
JAKARTA - Serikat Perusahaan Pers (SPS) mendesak Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk menghapus pajak untuk pengetahuan (no tax for knowledge). SPS meminta Menkeu untuk menghapus pajak kertas untuk koran.

Namun permintaan SPS untuk beraudiensi dengan Menkeu urung terlaksana. Kepala Komunikasi Kementerian Keuangan, Nufransah Wira Sakti, saat dihubungi SINDOnews mengatakan, karena kepadatan Jadwal Menkeu belum bisa berdiskusi dengan SPS.

"Kami dengan menyesal belum bisa memenuhi permohonan pengurus SPS Pusat untuk bertemu Menteri Keuangan," ujar Nufransa Wira Sakti, tanpa ada penjelasan memadai.

Upaya SPS membahas ini dengan Menkeu Sri Mulyani bukan hal baru. Pada 9 Juli 2019 lalu, SPS telah berkorespondensi dengan Menkeu untuk mencari solusi atas No Tax for Knowledge. Namun belum ada jawaban.

Bahkan, pada 2008, ketika Sri Mulyani menjabat Menteri Keuangan di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, permintaan ini pernah diajukan. Tapi saat iu, Menkeu menolak usulan No Tax for Knowledge dari SPS. Baca: SPS Minta Menkeu Bebaskan Pajak Kertas, Ini Jawaban Kemenkeu

Terkait ini, SPS mengeluhkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Saya sudah meminta Menteri Keuangan untuk menghilangkan itu. Saya sering mendapat keluhan soal ini," ujarnya ketika bertemua dengan awak media di Istana Negara, Jakarta, Rabu (14/8/2019).

No Tax for Knowledge pada hakikatnya merupakan sebuah perjuangan para penerbit media cetak guna mendapatkan keringanan terhadap pajak pembelian kertas dan penjualan produknya. Hal yang sama telah dikenyam oleh penerbit buku di Tanah Air, yang memperoleh insentif atas pajak penjualan buku.

Sebagai satu-satunya asosiasi penerbit pers cetak di Indonesia yang beranggotakan 450 penerbit, SPS meyakini, pemberian insentif atas pembelian kertas koran dan penjualan media cetak, tidak akan membuat pundi-pundi keuangan negara tergerus.

"Justru melalui insentif tersebut, akan mengundang minat baca masyarakat semakin tinggi terhadap media cetak. Pada gilirannya budaya membaca yang kuat akan berkontribusi terhadap pencerdasan bangsa. Ada sisi intangible advantage yang luput dari perhitungan Menkeu jika menolak kampanye No Tax for Knowledge penerbit media cetak," ujar Sekretaris Jenderal SPS Pusat Asmono Wikan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gagas No Tax for Knowledge,...
Gagas No Tax for Knowledge, Forum Pemred Dorong Relaksasi Pajak untuk Perusahaan Media
Serikat Perusahaan Pers...
Serikat Perusahaan Pers Desak Pengesahan Perpres Publisher Rights
Serikat Perusahaan Pers...
Serikat Perusahaan Pers Deklarasikan Petisi Bali di Tengah Gempuran Platform Digital Global
SPS Harap Perpres No...
SPS Harap Perpres No 32 Wujudkan Kesetaraan Perusahaan Pers dengan Platform Digital
Januar P Ruswita Terpilih...
Januar P Ruswita Terpilih Jadi Ketua Umum Serikat Perusahaan Pers Periode 2023-2027
HUT ke-77 SPS, Transformasi...
HUT ke-77 SPS, Transformasi Media untuk Bangkit Bersama
Berita Terkini
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
49 menit yang lalu
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
1 jam yang lalu
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
1 jam yang lalu
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
1 jam yang lalu
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
2 jam yang lalu
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved