Suku Bunga Acuan BI Diproyeksi Ekonom Bisa Turun Dua Kali Lagi

Kamis, 15 Agustus 2019 - 06:06 WIB
Suku Bunga Acuan BI...
Suku Bunga Acuan BI Diproyeksi Ekonom Bisa Turun Dua Kali Lagi
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menurut ekonom masih mempunyai ruang untuk menurunkan suku bunga acuan alias BI 7-Day Repo Rate sebanyak dua kali lagi dengan masing-masing sebesar 25 bps. Sehingga suku bunga acuan BI hingga akhir tahun 2019, bisa berada pada level 50 bps.

Ekonom Indef Bhima Yudhistira mengungkapkan, beberapa alasan yang membuat ruang BI masih terbuka untuk penurunan suku bunga yakni bila melihat kondisi eksternal. Menurutnya dari kondisi ekonomi global ada ancaman resesi di Amerika Serikat (AS) dan Singapura yang terbaru.

"Mestinya sektor riil membutuhkan stimulus atau semacam dorongan moneter berupa penurunan suku bunga. Sehingga biaya peminjamanya bisa lebih rendah," katanya saat dihubungi di Jakarta.

Poin kedua terang dia, penurunan suku bunga diperlukan untuk menyelamatkan pertumbuhan ekonomi agar tidak jauh di bawah 5%. Maka perumbuhan kredit harus didorong. "Nah itu bisa dilakukan dengan memangkas bunga tadi," ungkapnya.

Ketiga, inflasi sampai akhir tahun diperkirakan akan rendah di kisaran 3,2%. Faktor keempat yakni adanya tren dari The Fed alias Bank Sentral AS yang akan kembali menurunkan suku bunga. Jadi jika Bank Indonesia bisa lebih preemptive (menurunkan suku bunga) sebelum fed menurunkan suku bunganya, maka itu menurut Bhima menjadi langkah yang patut di apresiasi pasar.

"Kelima, karena stabilitas nilai tukar rupiah masih dalam range relatif terjaga walau masih ada pelemahan. Sehingga BI tidak perlu menaikan suku bunga, cukup dengan intervensi cadangan devisa apabila rupiah kembali melemah," paparnya.

Sementara Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah memprediksi, BI belum akan menurunkan suku bunga acuan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI bulan ini. Pasalnya tekanan pelemahan rupiah masih besar serta stand kebijakan the fed juga masih tidak jelas dovish atau balik hawkish.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jaga Nilai Tukar Rupiah...
Jaga Nilai Tukar Rupiah Stabil, BI Repo Rate Bakal Ditahan
Membaca Peluang Tipis...
Membaca Peluang Tipis Penurunan Suku Bunga Acuan BI Jelang Tutup Tahun 2025
Ekonom: BI Berpeluang...
Ekonom: BI Berpeluang Lanjutkan Pemangkasan BI Rate hingga 5,50% Akhir 2024
BI Kembali Pertahankan...
BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan Maret 2026 di Level 4,75 Persen
BI Kembali Tahan Suku...
BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan November di Level 4,75%
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
5 menit yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
23 menit yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
46 menit yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
1 jam yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
2 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved