Jokowi Klaim Pembangunan Ekonomi Selama Lima Tahun Menggembirakan

Jum'at, 16 Agustus 2019 - 15:48 WIB
Jokowi Klaim Pembangunan...
Jokowi Klaim Pembangunan Ekonomi Selama Lima Tahun Menggembirakan
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim pembangunan ekonomi selama lima tahun terakhir cukup menggembirakan. Hal ini terlihat dari pertumbuhan ekonomi yang trennya meningkat dari 4,88% di tahun 2015, menjadi 5,17% di tahun 2018, dan terakhir Semester I/2019 mencapai 5,06%.

"Di tengah gejolak perekonomian global, pembangunan ekonomi kita selama lima tahun ini telah menunjukkan capaian yang menggembirakan," ujar Jokowi di Gedung DPR, Jumat (16/8/2019).

Dia mengatakan, pengangguran menurun dari 5,81% pada Februari 2015, menjadi 5,01% pada Februari 2019. "Penduduk miskin terus menurun dari 11,22% pada Maret 2015, menjadi 9,41% pada Maret 2019, terendah dalam sejarah NKRI," tegasnya.

Selain itu, lanjutnya, ketimpangan pendapatan juga terus menurun, ditunjukkan dengan semakin rendahnya Rasio Gini dari 0,408 pada Maret 2015, menjadi 0,382 pada Maret 2019.

"Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik dari 69,55 di 2015, menjadi 71,39 di 2018, atau masuk dalam status tinggi. Selain itu, tidak ada lagi provinsi dengan tingkat IPM yang rendah. Logistic Performance Index (LPI) naik dari peringkat 53 dunia pada 2014, menjadi peringkat 46 dunia pada 2018," jelasnya.

Dalam Global Competitiveness Index, kualitas infrastruktur Indonesia, termasuk listrik dan air juga meningkat, dari peringkat 81 dunia pada 2015, ke peringkat 71 dunia pada 2018.

"Berbagai capaian tersebut tidak terlepas dari reformasi fiskal yang telah kita lakukan. Kita tidak lagi menggunakan pola money follows function, tetapi money follows program. Kita tidak lagi berorientasi pada proses dan output, tetapi pada impact dan outcome. Kita terus mengelola fiskal agar lebih sehat, lebih adil, dan menopang kemandirian," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Presiden Jokowi Titip...
Presiden Jokowi Titip Pesan di Hari Olahraga Nasional
Hari Ibu Nasional, Iriana...
Hari Ibu Nasional, Iriana Joko Widodo: Perempuan Harus Berdaya
Jokowi Terbitkan Keppres...
Jokowi Terbitkan Keppres Penetapan Covid-19 Sebagai Bencana Nasional
Haornas 2020, Jokowi...
Haornas 2020, Jokowi Ingin Olahraga Dongkrak Ekonomi Nasional
Survei Nasional LPI:...
Survei Nasional LPI: Jokowi Dicintai Kaum Milenial Papua
Berita Terkini
Babinsa Awasi Pajak...
Babinsa Awasi Pajak Bisa Picu Persepsi Negatif, DPR: Jangan Sampai Dianggap Mata-mata
1 jam yang lalu
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
4 jam yang lalu
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
7 jam yang lalu
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
7 jam yang lalu
Hasil Panen Raya, Bulog...
Hasil Panen Raya, Bulog Pede Capai Target Pengadaan 4 Juta Ton Beras
8 jam yang lalu
Borong 20 Pesawat Boeing...
Borong 20 Pesawat Boeing Rp126 T, Taipan Filipina Selamatkan Maskapai Nasional dari Kebangkrutan
10 jam yang lalu
Infografis
Buntut Kasus Doping,...
Buntut Kasus Doping, Paul Pogba Dilarangan Bermain Selama 4 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved