Investasi Asing Dibuka ke Sektor Pendidikan Bakal Perluas Kesenjangan Sosial

Senin, 19 Agustus 2019 - 02:21 WIB
Investasi Asing Dibuka...
Investasi Asing Dibuka ke Sektor Pendidikan Bakal Perluas Kesenjangan Sosial
A A A
JAKARTA - Rencana pemerintah yang bakal membuka investor asing ke sektor pendidikan, menurut Ekonom Indef Didin Damanhuri akan menjadi masalah bagi Indonesia. Hal ini ketika pemerintah tengah merampungkan revisi Daftar Negatif Investasi (DNI) untuk sektor investor asing di bidang pendidikan

Menurutnya jika pemerintah tetap merampungkan DNI ini, maka akan mengambil langkah kebijakan financial driven yang mana masuk dalam kerngka Growth Oriented. Kerangka ini memang selama ini makin kuat dalam pembangunan ekonomi di negeri. Namun, dalam kerangka ini bakal mendapatkan masalah untuk ekonomi Indonesia, sebab akan membuat kesenjangan sosial makin melebar.

"Menurut saya ada dua falacy (kesalahan) di sini akan makin menjauhkan terhadap tujuan nasional, yakni mencerdaskan khidupan bangsa dan mensejahterkan rakyat sebesar-besarnya. Hal ini karena justru dengan financial driven tersebutlah telah menciuptakan kesenjangan sosial yang besar baik antar golongan pendapatan (kaya - miskin) maupun antara wilayah (Jawa - Luar Jawa)," ujar Didin di Jakarta.

Selain itu, lanjutnya kesalahan yang bakal merugikan Indonesia adalah tenaga kerja pendidik di Indonesia akan banyak tidak diperlukan dan tidak berkembang. Pasalnya, Indonesia akan banyak mengimpor tenaga pendidikan asing.

"Tapi lebih kepada bagaimana memobilisasi kapasitas modal manusia lokal secara otentik (inner driven) secara terus menerus dan sistematis. Misalnya soal spiritualitas dan religiusitas, justru sangatlah besar menjadi potensi lokal yang bisa mendorong keunggulan sains (local genius) seperti pernah terjadi di masa lalu, tinggal bagaimana merevitalisasinya," jelasnya.

Dia menambahkan, dengan Invasi Asing ini malahan akan mengantikannya dengan nilai-nilai Sekularistik. "Rektor Asing lebih menimbulkan kontroversi daripada solusi terkait peningkatan Kualitas PT (Perguruan Tinggi) di Indonesia," terang dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
RI Kebanjiran Investasi...
RI Kebanjiran Investasi Asing Pasca WEF 2023
Pabrik Perusahaan Tiongkok...
Pabrik Perusahaan Tiongkok Pindah ke Asia Tenggara, RI Harus Permudah Regulasi Investasi
Satu Dekade, Realisasi...
Satu Dekade, Realisasi Investasi Meroket Tak Hanya di Pulau Jawa
Dubes Suryo Pratomo...
Dubes Suryo Pratomo Ungkap Penyebab Negeri Singa Dominasi Investasi Asing
Ditekan Barat, Investasi...
Ditekan Barat, Investasi Asing yang Masuk ke China Menciut
Pulihkan Ekonomi Saat...
Pulihkan Ekonomi Saat Pandemi, Pemerintah Berbenah Sambut Investor Baru
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
4 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
5 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
5 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
5 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
6 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
6 jam yang lalu
Infografis
Ancam AS-NATO, Putin:...
Ancam AS-NATO, Putin: Kirim Tentara ke Ukraina Bakal Perang Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved