Bulan Depan, PLN Bakal Bayar Kompensasi Pemadaman Rp850 Miliar

Selasa, 20 Agustus 2019 - 14:04 WIB
Bulan Depan, PLN Bakal...
Bulan Depan, PLN Bakal Bayar Kompensasi Pemadaman Rp850 Miliar
A A A
JAKARTA - PLN bakal membayar kompensasi sekitar Rp850 miliar akibat pemadaman yang terjadi pada 4 Agustus 2019 lalu. Kompensasi diberikan kepada pelanggan rumah tangga, industri, dan lainnya di tiga provinsi, yaitu Jabar, Banten, dan DKI Jakarta.

EVP Operasi Jawa Barat dan Tengah PT PLN, Purnomo, mengatakan pihaknya akan membayarkan kompensasi sekitar Rp850 miliar pada September 2019. Kompensasi itu sebagai pengganti padamnya listrik pada awal Agustus lalu.

"Nilai kompensasi ini memang masih kecil dibanding kerugian yang mesti ditanggung masyarakat. Mungkin bisa enam kali lipatnya, tapi ini sebagai komitmen kami kepada pelanggan," kata Purnomo pada acara Deklarasi Sinergi Multi Stakeholder Forum di Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Selasa (20/8/2019).

Dia berharap, musibah yang menimpa PLN tak terjadi lagi di kemudian hari. Walaupun, kata dia, banyak pertanyaan muncul terkait musibah itu. Misalnya kenapa tidak bisa diantisipasi, bagaimana dengan pemeliharaan, dan lainnya.

"Banyak pertanyaan kenapa gara-gara pohon terjadi padam. Sebenarnya ini menjadi persoalan bagi kami, mulai dari banyaknya mayarakat yang menolak pohonnya ditebang. Kedua tidak cukup legal standingnya untuk menebang pohon," katanya.

Atas persoalan itu, kata dia, PLN saat ini telah merumuskan patung hukum agar memiliki kekuatan hukum. Sehingga bila ada masyarakat yang menolak penebangan pohon yang mengganggu transmisi listrik, bisa ditindak secara hukum.

Manager Strategi Pemasaran PLN Unit Induk Jawa Barat, Suprayogi, mengaku kompensasi akan diberikan sebesar 35% dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen golongan tarif adjustment.

Kompensasi sebesar 20% dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen pada golongan tarif Non Adjustment (yang tidak dikenakan penyesuaian tarif tenaga listrik). Kompensasi prabayar akan dapat berupa nomor token saat pembelian, sementara pascabayar pengurangan pembayaran.

"Untuk besaran kompensasi bisa dilihat di website kami. Bila ada sesuatu yang perlu ditanyakan, silakan kontak call center kami," katanya.

Sementara itu, acara Deklarasi Sinergi Multi Stakeholder Forum dilakukan PLN, Polda Jabar, Pemprov Jabar, dan Kementerian ESDM. Deklarasi ini sebagai upaya bersama menjaga dan meningkatkan penggunaan listrik di Jawa Barat.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Listrik di Bali Mati...
Listrik di Bali Mati Total, PLN Masih Lakukan Recovery
PLN Ungkap Dugaan Sementara...
PLN Ungkap Dugaan Sementara Penyebab Blackout di Bali
Listrik Jabodetabek...
Listrik Jabodetabek Padam, Menteri Erick: Sebagian Sudah Menyala
Soal Blackout di Sumatera,...
Soal Blackout di Sumatera, Ini Arahan Menteri ESDM ke PLN
Menteri Erick Sidak...
Menteri Erick Sidak Terkait Padamnya Listrik Jakarta
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
5 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
6 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
9 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
10 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
11 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
12 jam yang lalu
Infografis
10 Film dan Acara TV...
10 Film dan Acara TV yang Meramalkan Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved