BPH Migas Akan Lelang 294 WJD, PGN Incar 63 Wilayah

Selasa, 20 Agustus 2019 - 14:52 WIB
BPH Migas Akan Lelang...
BPH Migas Akan Lelang 294 WJD, PGN Incar 63 Wilayah
A A A
JAKARTA - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengabulkan permintaan sejumlah badan usaha untuk melakukan lelang Wilayah Jaringan Distribusi (WJD). Sejauh ini, sudah ada 21 badan usaha yang mengusulkan WJD dilelang.

"Sudah sebanyak 294 WJD yang diajukan ke BPH Migas dari 21 badan usaha," ujar Kepala BPH Migas, Fanshurullah Asa di Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Menurut dia, adanya proses lelang pembangunan infrastruktur gas bumi tersebut dipastikan tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Meski begitu, proses lelang masih menunggu revisi Rencana Induk Jaringan Gas Bumi Nasional (RIJGBN). "Revisi ada ditangan Kementerian ESDM. Dari situ nanti baru diterbitkan Keputusan Menteri," tandas dia.

Sebagaimana diketahui, BPH Migas berencana melakukan lelang WJD pada April 2019 lalu. Namun karena harus menunggu revisi RIJGBN maka lelang ditunda. Program WJD tersebut merupakan amanat Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pengusahaan Gas Bumi Pada Kegiatan Usaha Hilir Minyak dan Gas Bumi.

Berdasarkan aturan tersebut, syarat lelang WJD adalah adanya studi kelayakan (Feasibility Study/FS) dan desain rinci (Front End Engineering Design/FEED) pengembangan WJD dari badan usaha. Setelah itu, FS dan FEED dijadikan dokumen lelang. Selanjutnya, lelang WJD akan diperebutkan badan usaha. Peserta lelang merupakan badan usaha yang memiliki izin usaha niaga gas.

Berdasarkan Permen ESDM 4/2018, badan usaha pemegang hak khusus WJD nantinya diberikan Wilayah Niaga Tertentu (WNT) yang wilayahnya sama dengan wilayah distribusinya, serta alokasi gas sesuai perencanaan yang diusulkan dalam dokumen lelang dan ketersediaan pasokan gas bumi. Selanjutnya, WNT akan diberikan secara eksklusif untuk jangka waktu 30 tahun.

Fanshurullah menyatakan, selain menentukan WJD, nantinya BPH Migas juga menentukan besaran tarif pengangkutan gas bumi melalui pipa (toll fee) supaya harga tetap kompetitif.

Salah satu badan usaha yang paling banyak mengajukan WJD ialah PGN. "PGN paling banyak mengajukan WJD. Sekarang, dengan aturan BPH Migas kami lelang terbatas," tandas dia.

Berdasarkan catatan sejumlah perusahaan yang akan bersaing dengan PGN di antaranya PT Energasindo heksa Karya, PT Green Energi Natural Gas, PT Bangun Gas Persada, PT Subang Infra Gas, PT Sadikun Niagamas Raya, PT Post Energi Indonesia, PT Inti Alasindo Energy, PT Dharma Pratama Sejati, PT Banten Inti Gasindo, Sulut Infra Gas, PT Riau Gas distribusi, PT Bali Infra Gas, PT Serang Infra Gas, PT Jabar Infra Gas, PT Bandung Distribusi Gas, PT Malamoi Olom Wobok, PT Bayu Buana Gemilang, PT Indogas Kriya Dwiguna, PT Pelangi Cakrawala Losarang dan PT Nusantara Gas Energy.

Direktur Komersial PGN, Danny Praditya, membenarkan jika PGN telah mengusulkan WJD terbanyak yakni 63 WJD di seluruh wilayah di Indonesia. Pengajuan tersebut didasarkan pada banyaknya jaringan gas kota yang telah dibangun PGN. "Lokasi WJD yang diusulkan diseluruh Indonesia itu ada 63 kabupaten dan kota," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT. Bakrie & Brothers...
PT. Bakrie & Brothers Tbk Siap Bangun Proyek Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon-Semarang
KPK Periksa Kepala BPH...
KPK Periksa Kepala BPH Migas terkait Kasus Dugaan Korupsi di PGN
Pertagas Niaga kembali...
Pertagas Niaga kembali Pasang Sambungan Jargas di Kaltim
PGN Apresiasi Inisiatif...
PGN Apresiasi Inisiatif Pemerintah Luncurkan Kebijakan Swap Gas untuk Pasokan Gas Domestik
PGN Optimalkan Kontribusi...
PGN Optimalkan Kontribusi Bisnis Upstream hingga Downstream Migas
Inovasi Pemasaran, PGN...
Inovasi Pemasaran, PGN Gencarkan Strategi Omnichannel
Berita Terkini
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
59 menit yang lalu
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
1 jam yang lalu
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
1 jam yang lalu
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
1 jam yang lalu
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
2 jam yang lalu
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
11 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H / 2026 M untuk Wilayah Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved