Fahri Hamzah Minta ke Sri Mulyani Agar Keuangan DPR Dipegang Sendiri
Rabu, 21 Agustus 2019 - 12:33 WIB
Fahri Hamzah Minta ke Sri Mulyani Agar Keuangan DPR Dipegang Sendiri
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Fahri Hamzah, meminta kepada pemerintah, dalam hal ini Kementerian Keuangan, agar mengelola keuangan secara mandiri.
Fahri beralasan, saat ini tata kelola keuangan DPR sudah sangat mandiri. Bahkan ia menyebutkan, apabila ia menjadi Menteri Keuangan, ia akan melakukan langsung langkah tersebut.
"Sebagai pengetahuan kepada Bu Sri Mulyani, sebagai pemegang uang DPR, DPR belum pegang uang sendiri kan bu. Harusnya kalau saya jadi Menteri Keuangan, DPR kasih uang sendiri saja bu," ujar Fahri di Gedung Nusantara DPR-RI, Jakarta, Rabu (21/8/2019).
Fahri menjelaskan, anggota DPR baru-baru ini mendapatkan kunjungan langsung anggota parleman Amerika Serikat (AS). Dari kunjungan tersebut, anggota DPR belajar mengenai independensi tata kelola keuangan, yakni Congressional Budget Office (CBO).
"Enggak usah Menteri Keuangan yang kelola. (Parlemen) punya CBO, jadi dia harusnya punya sistem keuangan sendiri,"jelasnya.
Menurut Fahri, sistem pemerintahan Indonesia saat ini masih didominasi oleh kekuatan badan eksekutif. Oleh karenanya, ia mendorong agar badan legislatif memiliki kekuatan yang lebih besar.
"Kadang rumit mengajak kita menciptakan DPR yang efektif dan relevan sebab kita ini mentalitas legislatifnya memang kurang kuat. Kita punya tradisi eksekutif lebih kuat dari legislatif," tandasnya.
Fahri beralasan, saat ini tata kelola keuangan DPR sudah sangat mandiri. Bahkan ia menyebutkan, apabila ia menjadi Menteri Keuangan, ia akan melakukan langsung langkah tersebut.
"Sebagai pengetahuan kepada Bu Sri Mulyani, sebagai pemegang uang DPR, DPR belum pegang uang sendiri kan bu. Harusnya kalau saya jadi Menteri Keuangan, DPR kasih uang sendiri saja bu," ujar Fahri di Gedung Nusantara DPR-RI, Jakarta, Rabu (21/8/2019).
Fahri menjelaskan, anggota DPR baru-baru ini mendapatkan kunjungan langsung anggota parleman Amerika Serikat (AS). Dari kunjungan tersebut, anggota DPR belajar mengenai independensi tata kelola keuangan, yakni Congressional Budget Office (CBO).
"Enggak usah Menteri Keuangan yang kelola. (Parlemen) punya CBO, jadi dia harusnya punya sistem keuangan sendiri,"jelasnya.
Menurut Fahri, sistem pemerintahan Indonesia saat ini masih didominasi oleh kekuatan badan eksekutif. Oleh karenanya, ia mendorong agar badan legislatif memiliki kekuatan yang lebih besar.
"Kadang rumit mengajak kita menciptakan DPR yang efektif dan relevan sebab kita ini mentalitas legislatifnya memang kurang kuat. Kita punya tradisi eksekutif lebih kuat dari legislatif," tandasnya.
(ven)
Lihat Juga :