Suku Bunga Turun, Ekonom: BI Yakini The Fed Akan Turunkan Juga

Kamis, 22 Agustus 2019 - 21:06 WIB
Suku Bunga Turun, Ekonom:...
Suku Bunga Turun, Ekonom: BI Yakini The Fed Akan Turunkan Juga
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuan alias BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 5,50%.

Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah berpendapat, penurunan suku bunga ini memang dibutuhkan dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah kondisi eksternal yang sudah melambat.

Menurutnya, BI mencoba untuk bergerak mendahului pasar (mendahului kurva) dengan pertimbangan memang arah pasar adalah suku bunga turun.

"Di global beberapa bank sentral sudah menurunkan suku bunga. Saya perkirakan BI juga meyakini bahwa The Fed (bank sentra AS) juga akan menurunkan suku bunga," kata Piter saat dihubungi, Kamis (22/8/2019).

Ke depan, diperkirakan BI masih akan terus menurunkan suku bunga untuk memacu investasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi.

Ekonom Indef Bhima Yudhistira menambahkan, penurunan bunga acuan BI sudah tepat momentumnya seiring upaya BI untuk dorong pertumbuhan kredit dan sektor riil.

"Jadi bukan terlalu cepat," tukasnya.

Ruang penurunan suku bunga acuan 25 bps masih terbuka hingga akhir tahun menjadi 5,25%. Faktor pendorongnya proyeksi inflasi tahun ini yang diperkirakan rendah (di bawah 3,5%). Apalagi, pada 2020 inflasi diasumsikan hanya 3,1%.

Periode inflasi yang rendah biasanya disertai dengan bunga acuan yang rendah. Selain itu, stabilitas nilai tukar rupiah masih terjaga di bawah asumsi 15.000 per dolar AS dalam APBN 2019. Suku bunga yang rendah diperlukan untuk menstimulus perekonomian.

"Proyeksi pertumbuhan ekonomi diperkirakan hanya mencapai 5%. Tekanan perang dagang, harga komoditas yang rendah dan konsumsi lambat memerlukan stimulus moneter," tandasnya.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) bidang Perhubungan Carmelita Hartoto berharap penurunan bunga yang dilakukan oleh BI, ke depannya akan diikuti oleh penurunan suku bunga kredit di perbankan nasional yang mampu dirasakan manfaatnya oleh semua kalangan usaha.

“Kita sih sangat berharap penurunan bisa lebih besar dan bisa berdampak langsung terhadap pinjaman pengusaha. Sebab, pengusaha tentu sangat berharap suku bunga pinjaman perbankan bisa single digit,” tuturnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonom: BI Berpeluang...
Ekonom: BI Berpeluang Lanjutkan Pemangkasan BI Rate hingga 5,50% Akhir 2024
BI Kembali Pertahankan...
BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan Maret 2026 di Level 4,75 Persen
BI Kembali Tahan Suku...
BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan November di Level 4,75%
Membaca Peluang Tipis...
Membaca Peluang Tipis Penurunan Suku Bunga Acuan BI Jelang Tutup Tahun 2025
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
2 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
3 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
Miliki Kesamaan, Dedi...
Miliki Kesamaan, Dedi Mulyadi The Next Jokowi?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved