KPI Sasar Youtube dan Netflix Jadi Objek Pajak Negara

Kamis, 22 Agustus 2019 - 22:52 WIB
KPI Sasar Youtube dan...
KPI Sasar Youtube dan Netflix Jadi Objek Pajak Negara
A A A
JAKARTA - Niatan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk mengawasi media digital baru yakni Youtube dan Netflix bukan hanya memastikan konten siarannya aman untuk ditonton masyarakat. KPI juga menyasar Youtube dan Netflix bisa menjadi objek pajak negara karena bagaimanapun, kedua media baru ini mendapatkan keuntungan yang besar dari masyarakat Indonesia lewat revisi Undang-Undang Nomor 32/2002 tentang Penyiaran (UU Penyiaran).

“Undang-Undang 32 tidak bisa atau belum bisa dijadikan perangkat bagi KPI mengawasi media baru. Karena itu kami ingin menjadikan wacana ini menjadi perhatian bersama dari semua pihak termasuk wartawan tentang formula mengawasi media baru,” kata Ketua KPI Agung Suprio di dalam diskusi terkait Kegiatan Digital di Perbatasan di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (22/8/2019).

Agung menjelaskan, apa yang ia kemukakan ini tidak hanya soal pengawasan konten siaran Youtube dan Netflix tetapi, bagaimana media baru ini bisa memiliki badan hukum di Indonesia, bukan hanya kantor perwakilan saja sehingga, bisa dijadikan objek pajak yang menguntungkan negara. “KPI juga bisa berkoordinasi dengan lembaga tersebut. Melihat konten apa saja yang sesuai dengan karaktet bangsa,” terang Akademisi UI itu.

Sementara itu Ia juga membantah jika pengawasan konten pada media baru ini bertujuan untuk menghambat kreativitas para pembuat konten di meria baru. Justru, KPI mendukung para pembuat konten yang banyak tidak tertampung di media konvensional karena harus diakui bahwa media baru ini sangat demokratis dan mengakomodir orang-orang kreatif untuk berkarya. Hal ini sekaligus menjadi kritik bagi media konvensional untuk lebih kreatif dan artis yang ditampilkan tidak monoton.

“Ini kritik bagi tv konvensional, artisnya itu-itu mulu, jadi oligarki. Jadi, tidak ada niatan kami untuk membatasi. Niat kita melindungi konten kreator. Dengan media ini orang-orang bisa eksis menyampaikan ke-Indonesiaan karena media baru tidak membatasi,” ujarnya.

Selain itu, Agung juga ingin meluruskan stigma masyarakat yang selama ini menuding bahwa KPI yang melakukan sensor atas konten siaran. KPI tidak bertugas untuk melakukan sensor karena tugas itu merupakan tupoksi Lembaga Sensor Film (LSF). KPI juga tidak pernah melakukan blurring, blurring terjadi karena pihak tv swasta menyalahartikan pedoman bersiaran KPI. Pihaknya juga tidak pernah setuju jika ada patung, tokoh kartun dan perenang diblur.

“Masa patung diblur, atlet diblur. Orang pakai kebaya itu nggak boleh diblur, orang renang, itu budaya. Jangan kita berpandangan sexist kalau laki-laki nggak diblur. Kita tidak akan memblur itu,” terangnya.

“Saya lihat netizen ada yang bereaksi mengatakan itu. Itu bukan kerja KPI, kami mendukung penuh konten kreator, mereka berhak dapat penghasilan lewat media baru,” tegas Agung.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smart Gadget Dorong...
Smart Gadget Dorong Meningkatnya Penggunaan Layanan Digital
Langkah E-commerce Dorong...
Langkah E-commerce Dorong UMKM Memaksimalkan Teknologi Digital
Dikepung COVID-19, Visa...
Dikepung COVID-19, Visa Online Terus Berinovasi Berikan Banyak Kemudahan
Tips Menjadi Phoenix...
Tips Menjadi Phoenix Business di Era Disrupsi Digital
5 Skill Serba Digital...
5 Skill Serba Digital Jadi Penunjang Pekerjaan pada 2024
Dilengkapi Teknologi...
Dilengkapi Teknologi Digital, AFI Siap Kembali Bersaing di Bisnis PayLater
Berita Terkini
bank bjb Rayakan HUT...
bank bjb Rayakan HUT ke-65 dengan Ragam Promo, Inovasi, dan Program Sosial
5 jam yang lalu
Mengukur Potensi Properti...
Mengukur Potensi Properti dan Bisnis dari Arah Perkembangan Kawasan
5 jam yang lalu
3 Opsi Sumber Pendapatan...
3 Opsi Sumber Pendapatan Daerah Potensial Selain Pajak Kendaraan Listrik
5 jam yang lalu
OJK Blak-blakan soal...
OJK Blak-blakan soal 4 Penyebab IHSG Ambrol Sejak Awal Tahun 2026
5 jam yang lalu
Pelemahan Rupiah Dinilai...
Pelemahan Rupiah Dinilai Bukan Pertanda Krisis, Tapi Restrukturisasi Ekonomi
6 jam yang lalu
Sinergi Polri-Swasta...
Sinergi Polri-Swasta Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Daerah
6 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved