Pindahkan Ibu Kota, Indonesia Harus Berkaca Kegagalan Negara Lain

Jum'at, 23 Agustus 2019 - 19:42 WIB
Pindahkan Ibu Kota,...
Pindahkan Ibu Kota, Indonesia Harus Berkaca Kegagalan Negara Lain
A A A
JAKARTA - Wacana pemindahan Ibu Kota dari Jakarta menuju Kalimantan menurut ekonom harus dipahami tidak akan begitu saja mudah dilakukan. Terkait hal itu, Indonesia bisa berkaca dari kegagalan negara lain, sehingga dibutuhkan kajian mendalam untuk mengetahui dasar pertimbangan serta urgensi membangun Ibu Kota baru.

"Kita bisa berkaca pada kegagalan fungsi Ibu Kota baru di negara lain, misalnya pusat pemerintahan dan Ibu Kota Malaysia di Putrajaya, namun sebagian besar pegawai negerinya masih tinggal di Kuala Lumpur. Begitupula Canberra sebagai Ibu Kota baru Australia juga terbukti sepi, tidak terlalu diminati warga untuk bermukim," terang Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) M. Fadhil Hasan di Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Lebih lanjut Ia juga mencontohkan bagaimana pemindahan Ibu Kota Korea Selatan dari Seoul ke Sejong yang telah diputuskan sejak 2012 tetapi sampai saat ini prosesnya belum selesai. Salah satu kendalanya adalah besarnya biaya pembangunan dan dinamika politik domestik sehingga pembangunan ibukota baru di Sejong terhambat.

"Contoh penting berikutnya adalah pemindahan Ibu Kota provinsi Maluku Utara dari Ternate ke Sofifi pada tahun 2009. Namun, setelah sembilan tahun berjalan, ibukota Sofifi tidak mengalami banyak perubahan dan hanya ramai saat jam kerja, dan 99% PNS kembali pulang ke Ternate," tutup Fadhil.

Sementara itu menurutnya Indonesia masih terjebak dalam middle-income trap dan deindustrialisasi dini dimana akan menjadi salah satu yang menghambat proses pemindahan Ibu Kota. Sebelumnya Bappenas menyatakan bahwa mayoritas penduduk Indonesia berada di Jawa, angka urbanisasi tinggi, terutama konsentrasi penduduk paling tinggi di DKI Jakarta.

Lokasi strategis Ibu Kota baru menurut Bappenas harus berada di tengah wilayah Indonesia, tersedianya lahan luas yang bebas bencana, ketercukupan sumber daya, terjaminnya keamanan, dan minimnya konflik.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Memoderasi Pemindahan...
Memoderasi Pemindahan IKN
Denny JA Sebut Memindahkan...
Denny JA Sebut Memindahkan Ibu Kota Perlu Pemimpin yang Berani
Catat! Ini 4 Tahapan...
Catat! Ini 4 Tahapan Pemindahan Ibu Kota Indonesia
Mengungkap Urgensi Pemindahan...
Mengungkap Urgensi Pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur
6 Negara yang Gagal...
6 Negara yang Gagal Memindahkan Ibu Kota Negaranya
Pemindahan Ibu Kota...
Pemindahan Ibu Kota Negara Bisa Berakhir Gagal, 3 Negara Ini Merasakannya
Berita Terkini
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
1 jam yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
2 jam yang lalu
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
2 jam yang lalu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
4 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
5 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
6 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved