Pengeboran Relief Well Sumur YYA-1 RW Tembus Kedalaman 1.947 M

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 11:02 WIB
Pengeboran Relief Well...
Pengeboran Relief Well Sumur YYA-1 RW Tembus Kedalaman 1.947 M
A A A
JAKARTA - Upaya maksimal menutup sumur YYA-1 di Laut Utara Jawa, terus dilakukan oleh Pertamina Hulu Energi Offshore Northwest Java (PHE ONWJ). Saat ini pengeboran relief well YYA-1 RW, telah menembus kedalaman 6.390 feet atau 1.947 meter dari target 9.000 feet atau 2.765 meter.

"Kami akan mengontrol sumur YYA-1 melalui sumur baru YYA-1 RW ini, sehingga nanti bisa secepatnya menutup sumur agar tidak lagi menumpahkan minyak," ungkap VP Relations Pertamina Hulu Energi (PHE) Ifki Sukarya dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/8/2019).

Menurut Ifki, sumur yang dibor secara miring ini membutuhkan akurasi tinggi karena harus mencari dan menemukan lubang sumur YYA-1. Setelahnya, baru dipompakan lumpur berat ke dalam sumur baru dengan tujuan mematikan sumur YYA-1.

PHE ONWJ memakai perusahaan well control kelas dunia untuk mematikan sumur YYA-1 itu yakni Boots & Coots. Perusahaan asal AS itu telah berpengalaman dan terbukti menghentikan insiden serupa sumur YYA-1, dengan skala jauh lebih besar di Teluk Meksiko.

"Nanti, setelah sumur YYA-1 dinyatakan mati akan dilakukan monitoring selama 24 jam penuh sebelum dilanjutkan ke proses plug and abandon atau penutupan sumur secara permanen," tegas Ifki.

Selain itu, strategi berlapis untuk menahan tumpahan minyak sumur YYA-1 dilakukan agar tidak meluas ke perairan terus dilakukan. Di offshore, dioperasikan tandon fluida, static dan movable oil boom dengan total panjang 6.600 meter serta pengoperasian 5 unit oil skimmer untuk menyedot minyak yang telah terlokalisir serta penyiagaan 46 kapal.

Sedangkan di onshore, telah dipasang oil boom dengan total panjang 6.825 meter yang tersebar di 8 titik di Pesisir Karawang dan Kepulauan Seribu.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bersihkan Sisa Ceceran...
Bersihkan Sisa Ceceran Minyak, Pertamina Hulu Energi Sinergi dengan Stakeholder
Respons Adanya Ceceran...
Respons Adanya Ceceran Minyak, PHE ONWJ Gelar Pembersihan di Kepulauan Seribu
PHE ONWJ Tuntaskan Fase...
PHE ONWJ Tuntaskan Fase Kritis Proyek OO-OX, Siap Tambah Produksi 3.000 BOPD
Resmi Pensiun, Kapal...
Resmi Pensiun, Kapal Arco Ardjuna Tampung 1,28 Miliar Barel Minyak
PHE ONWJ Gercep Tangani...
PHE ONWJ Gercep Tangani Ceceran Minyak, Bupati Karawang Minta 3 Minggu Sudah Bersih
Inovasi Digital PHE...
Inovasi Digital PHE OSES Berhasil Optimalkan Produksi Minyak
Berita Terkini
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
23 menit yang lalu
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
54 menit yang lalu
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
1 jam yang lalu
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
1 jam yang lalu
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
2 jam yang lalu
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
2 jam yang lalu
Infografis
8 Mobil Terkencang 2025,...
8 Mobil Terkencang 2025, Tenaganya Tembus 2.107 HP!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved