Kementan Siapkan Solusi Atasi Kendala Progam Serasi Sumsel

Rabu, 28 Agustus 2019 - 22:38 WIB
Kementan Siapkan Solusi...
Kementan Siapkan Solusi Atasi Kendala Progam Serasi Sumsel
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian berkomitmen melakukan percepatan program Selamatkan Rawa, Sejahterakan Petani (Serasi) di Sumatra Selatan (Sumsel). Dalam Rapat Koordinasi Percepatan Kegiatan Luas Tambah Tanam (LTT) dan Serasi 2019 di Hotel Harpper, Palembang, Selasa (27/8), dibahas kendala-kendala dan solusinya.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Sarwo Edhy, mengaku masih ada kendala dalam menyukseskan Serasi. Dia mencontohkan, Sedimentasi tinggi pada saluran sekunder (kewenangan Kementerian PUPR), namun Kementerian Pertanian melalui program Serasi hanya diijinkan membenahi saluran tersier dan kuarter.

"Kendala lainnya yaitu pemanfaatan excavator yang belum optimal di lapangan. Juga terbatasnya jumlah SDM petugas lapangan dan kelompok tani yang memahami pekerjaan fisik (kontruksi) dan administrasi," terang Sarwo Edhy di Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Untuk solusinya, Kementan akan melakukan koordinasi secara intensif dengan Kementerian PUPR terkait program/kegiatan pengembangan Saluran Primer dan Sekunder oleh kementerian PUPR yang akan dilaksanakan di lokasi Serasi. Juga akan dibentuk Tim Teknis dengan melibatkan instansi terkait dari Dinas PU, dan perseorangan yang dianggap ahli dalam bidang ini.

"Akan ada pemetaan ketersediaan excavator di Provinsi Sumatra Selatan dan pembuatan rencana distribusi/pergeseran excavator. Selain itu, juga ada pendampingan tim pusat, provinsi dan kabupaten didampingi oleh tim pengawas lapangan," terang Sarwo Edhy.

Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru juga menyampaikan perlunya tenaga ahli yang akan mengawal program tersebut. Sehingga program Serasi bisa berjalan dengan baik.

"Hari ini kita mendapatkan berkah luar biasa. Tapi ini menjadi sia-sia kalau tidak ada komitmen. Komitmen menjadi sia-sia kalau tidak ada ahli yang mengawal," ungkap Herman.

Terkait pergeseran pemakaian ekscavator, Herman Deru memastikan tidak akan memakan banyak biaya. Sebab bisa dilakukan menggunakan truk. Untuk biaya angkutnya juga disiapkan Pemda.

"Saya paham tentang bisnis alat berat. Excavator adalah barang mahal sehingga harus dipelihara dengan baik, jangan sampai rusak. Kita bersyukur mendapatkan bantuan excavator hingga 119 unit, itu harganya mencapai ratusan miliar," kata Herman.

Sementara, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menambahkan, pemerintah pusat akan memberikan berbagai fasilitas mulai dari excavator besar, excavator kecil, traktor roda empat, RMU atau mesin penggiling padi, pompa air untuk irigasi, benih, pupuk, dan lain-lain.

"Pemerintah daerah tinggal siapkan sedikit saja. Bahan bakar untuk alsintan dan alat berat, operator, dan narik listrik untuk menghidupkan pompa. Pompanya dari kami. Modalnya sedikit listrik, operator," papar Mentan Amran.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sinergikan Program Pertanian...
Sinergikan Program Pertanian Lewat Panen Semangka Manis Bersama
Kementan: Pandemi Tak...
Kementan: Pandemi Tak Halangi Capaian Program Sikomandan
Legislator di Daerah...
Legislator di Daerah Diharapkan Turut Dukung Program Pertanian
Program Food Estate...
Program Food Estate Bisa Mulus dengan Empat Pilar Ini
Penuhi Pangan bagi 273...
Penuhi Pangan bagi 273 Juta Penduduk Indonesia, Program Food Estate Dipercepat
Riwayat Pendidikan Mentan...
Riwayat Pendidikan Mentan Amran Sulaiman Pencetus Program Petani Milenial 2024
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
4 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
5 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
7 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
7 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
7 jam yang lalu
Infografis
Atasi Tawuran, Pemprov...
Atasi Tawuran, Pemprov Jakarta Bakal Buka 500.000 Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved