Manager Forum XLI MNC Group, Sri Mulyani: Ekonomi RI Kuat Hadapi Gejolak Global

Kamis, 29 Agustus 2019 - 11:53 WIB
Manager Forum XLI MNC...
Manager Forum XLI MNC Group, Sri Mulyani: Ekonomi RI Kuat Hadapi Gejolak Global
A A A
JAKARTA - Kondisi perekonomian global yang masih dipenuhi ketidakstabilan dengan berlarut-larutnya perang dagang antara dua ekonomi besar dunia yakni Amerika Serikat (AS) dan China. Namun sebenarnya ada masalah yang lebih dalam dibandingkan trade war, yaitu global governance.

Hal itu ketika terjadi shifting di pihak pemegang share terbesar dalam global governance seperti politik AS 'America First' dan kondisi Eropa. Terutama Inggris yang menjadi zona tidak pasti, akan ada dampak yang lebih besar dibandingkan trade war.

"Fluktuasi ekonomi tidak dapat diprediksi, seperti China yang bisa menjadi salah satu ekonomi terbesar dalam waktu di bawah 4 tahun saja, hal yang tidak pernah terjadi sepanjang sejarah," ujar Menteri Keuangan RI Sri Mulyani dalam Manager Forum XLI MNC Group bertemakan "Indonesia Economy In The Next 5 Years and Corporate Business Update" di iNews Tower, Jakarta, Kamis (29/8/2019).

Namun dengan adanya perang dagang, menurut Menkeu bakal membuat China harus beradaptasi lagi dan pertumbuhannya kembali tidak dapat diprediksi. "Ini yang menyebabkan ketidakpastian global," papar mantan Direktur Bank Dunia tersebut.

Menurutnya perubahan ini terjadi secara global hingga menyebabkan proyeksi ekonomi global menjadi pesimis. "Ketidakpastian ini kemudian memunculkan Uncertainty Policy Index di tahun 2019, tapi hebatnya, kita melihat ekonomi Indonesia masih resilient, masih bertahan dan kuat," lanjutnya.

Indonesia dipaparkan masih bisa bertahan dengan pertumbuhan ekonomi di atas 5%, meskipun ekspor mengalami pukulan yang cukup berat dan panasnya politik saat pemilu. Sri menjelaskan, "meski kinerja investasi kita mengalami tekanan, PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri ) kita masih relatively strong. Kita lebih terserang dari segi external, yaitu CAD dan capital flow."

Untuk itu, terang Menkeu terbaik Asia itu mengutarakan pemerintah pun memberikan insentif fiskal supaya investasi tetap berjalan. Meski ekonomi Indonesia masih bertahan kuat, bukan berarti ada imunitas terhadap lingkungan eksternal yang negatif.

"Pertumbuhan kredit kita juga relatively strong, kita harus jaga momentum ini supaya tidak melemah. Indikator sosial ekonomi juga terus membaik terutama dengan menurunnya angka pengangguran dan angka kesenjangan," imbuhnya.

Daya saing nasional pun semakin meningkat. Selain itu terang dia, pemerintah juga mengupayakan kemudahan berbisnis (EoDB) yang tercatat semakin membaik. Sesuai tujuan RAPBN 2020, kebijakan pemerintah kedepan akan difokuskan untuk meningkatkan kualitas SDM, penguatan program sosial, akselerasi pembangunan infrastruktur, birokrasi efisien dan bebas korupsi, serta antisipasi ketidakpastian.

"Kita harus catat, meskipun sektor jasa kita meningkat, sektor manufaktur kita menurun, kedua hal ini harus imbang supaya neraca terjaga," tuturnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hary Tanoesoedibjo:...
Hary Tanoesoedibjo: MNC Group Dukung Pemulihan Ekonomi RI
RI Dikepung Gejolak...
RI Dikepung Gejolak Ekonomi Global, Hary Tanoesoedibjo: Pemerintah Cepat Tanggap
Hary Tanoesoedibjo:...
Hary Tanoesoedibjo: Ekonomi RI Akan Segera Pulih
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Didukung MNC Group,...
Didukung MNC Group, Sandiaga Uno Dorong Perkembangan Ekonomi Kreatif di Indonesia
MNC Group Investor Forum...
MNC Group Investor Forum 2021 Tembus 26.000 Investor, Hary Tanoesoedibjo: Indonesia Siap Bangkit!
Berita Terkini
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
16 menit yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
40 menit yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
46 menit yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
1 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
1 jam yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
1 jam yang lalu
Infografis
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved