DPR Minta Rini Selesaikan Polemik RUPSLB Bank BTN

Kamis, 29 Agustus 2019 - 21:27 WIB
DPR Minta Rini Selesaikan...
DPR Minta Rini Selesaikan Polemik RUPSLB Bank BTN
A A A
JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno untuk menyelesaikan polemik RUPSLB Bank BTN. Dalam Rapat yang digelar Kamis (29/8/2019) siang, Direktur Utama Bank BRI Suprajarto menolak keputusan Kementerian BUMN yang menggeser dirinya menjadi direktur utama Bank BTN.

Anggota Komisi XI DPR, Hendrawan Supratikno, mengungkapkan tindakan Menteri BUMN Rini Soemarno, sejatinya sudah sepengetahuan atau izin kepada Presiden Joko Widodo. Sehingga keputusan tersebut jangan dilihat sebagai perseteruan. Baca: Suprajarto Tolak Hasil RUPSLB Bank BTN

"Yang saya tahu, tindakan Bu Rini pasti sepengetahuan atau dilaporkan kepada Presiden. Jadi tidak usah diterawang dengan kacamata perseteruan," katanya saat dihubugi SINDOnews, Kamis (29/8/2019).

Sementara itu, Ketua Komisi XI DPR, Melchias Markus Mekeng, menyampaikan sebaiknya Menteri BUMN harus bersikap terbuka terhadap publik apa alasan pergantian ini. "Harus jelas pergantian ini supaya tidak menjadi polemik di dalamnya. Apalagi serikat pekerja menolak dan ini mengganggu bisnis itu sendiri," katanya saat dihubungi.

Dengan kejadian seperti ini, harga saham kedua bank bisa bergejolak dan bisa merugikan pemerintah. "Jadi harus disikapi dengan benar karena tidak akan selesai. Namanya perbankan tidak boleh lama-lama (polemiknya) karena menentukan arah bisnis kedepan," jelas dia.

Mekeng meminta, sebaiknya mekanisme korporasi ini harus segera diselesaikan apakah harus melakukan RUPSLB lagi, duduk bersama atau seperti apa, yang jelas harus segera diselesaikan.

"Parameter pergantian dalam RUPS harus terbuka agar tidak terjadi gejolak. Perbankan sangat sensitif dengan hal-hal ini. Bu Rini harus bisa menjelaskan pada publik," ungkap dia.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
DPR Ingatkan Negara...
DPR Ingatkan Negara Harus Hati-hati Jalankan Skema Tapera
Achmad Chaerul Kembali...
Achmad Chaerul Kembali Ditunjuk Sebagai Corporate Secretary BTN
Hadiah Total Rp171 Juta...
Hadiah Total Rp171 Juta Disiapkan BTN Saat Semarak HUT ke-71
Peningkatan Tata Kelola...
Peningkatan Tata Kelola Hantar BTN Masuk Jajaran TOP 3 ASEAN CGS
BTN Raih Sertifikat...
BTN Raih Sertifikat Standar Internasional Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Mantan Dirut Kesandung...
Mantan Dirut Kesandung Kasus Gratifikasi, BTN Hormati Prosesnya
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
1 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
1 jam yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
2 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
2 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
2 jam yang lalu
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved