Pelaku Industri Didorong Efisien di Era Industri 4.0

Jum'at, 30 Agustus 2019 - 01:34 WIB
Pelaku Industri Didorong...
Pelaku Industri Didorong Efisien di Era Industri 4.0
A A A
JAKARTA - Menghadapi persaingan di era industri 4.0, para pelaku industri dituntut efisien dan produktif sehingga mampu menghadapi persaingan. Tak hanya di level domestik tapi juga level global. Direktur PT Dimensi Quantum Wahyudi (DQW), Indra Wahyudi, mengatakan sebagai bentuk dukungan terhadap industri 4.0, DQW memberikan pengetahuan mengenai manfaat serta penggunaan lifting unit serta automasi berbasis teknologi vacuum dalam proses produksi.

"Harapannya dengan adanya seminar yang kami selenggarakan, pengetahuan mengenai aplikasi lifting unit dan automasi akan meningkatkan efisiensi dan produktivitas industri,” katanya dalam keterangan tertulis Kamis (29/8/2019).

Selain memberikan edukasi kepada customer mengenai lifting unit dan automasi berbasis teknologi vacuum, lanjut Indra, pihaknya juga memberikan dukungan terhadap revolusi industri 4.0. "Inovasi dan perubahan terhadap proses produksi yang lebih efisien dan efektif merupakan bagian hasil penerapan industri 4.0," tuturnya.

DQW merupakan salah satu perusahaan dari Nabel Sakha Group. Saat ini, perseroan menjadi distributor Schmalz di Indonesia. Schmalz merupakan produk teknologi vacuum dari Jerman yang fokus pada vacuum component dan handling system untuk industri otomotif, kemasan, ban, makanan dan minuman.

"Industri sistem integrator, industri pembuat mesin dan industri otomasi juga antusias untuk mengetahui lebih jauh vacuum component dan aplikasi produk handling system Schmalz," paparnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri 4.0 Indonesia...
Industri 4.0 Indonesia Mendunia
Revolusi Industri 5.0,...
Revolusi Industri 5.0, Ini Tantangan Generasi Muda
Permintaan Talenta Digital...
Permintaan Talenta Digital di Era Industri 4.0 Membludak, Full Stack Developer Disiapkan
Aelyn Halim Nilai UU...
Aelyn Halim Nilai UU Cipta Kerja Dorong Investasi dan Percepat Industri 4.0
3 Pertimbangan Penting...
3 Pertimbangan Penting dalam Memodernisasi Keamanan Fasilitas Industri
Pentingnya Kawasan Industri...
Pentingnya Kawasan Industri Mengadopsi Industri 4.0
Berita Terkini
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
13 menit yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
24 menit yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
1 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
1 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
2 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved