Akademisi Brawijaya Ingatkan Tarif Cukai Rokok Naik Akan Bebani IHT

Jum'at, 30 Agustus 2019 - 13:52 WIB
Akademisi Brawijaya...
Akademisi Brawijaya Ingatkan Tarif Cukai Rokok Naik Akan Bebani IHT
A A A
JAKARTA - Pemerintah berencana menaikan tarif cukai hasil tembakau (CHT) pada tahun depan. Kepastian kenaikan tarif CHT tersebut tampak dari rencana pemerintah untuk melakukan penyesuaian tarif CHT guna menopang target penerimaan cukai.

Dokumen Nota Keuangan dan RAPBN 2020 menyebutkan bahwa target penerimaan cukai naik dari Rp165,8 triliun menjadi Rp179,3 triliun. Pendapatan cukai dalam RAPBN tahun 2020 tersebut naik 8,2% dibandingkan dengan targetnya dalam outlook tahun 2019.

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Brawijaya, Candra Fajri Ananda berpandangan, sebenarnya ini (kenaikan cukai tembakau) merupakan dilema pemerintah saat ini. Di satu sisi, pemerintah ingin mengejar banyak hal, seperti pembangunan infrastruktur, SDM dan memperkuat jaring sosial. Namun sisi lain, pembiayaan terutama dari pajak sudah sangat terbatas. Jalan lain, tentu dari cukai.

Merujuk data EY (2018), bahwa jumlah pabrikan rokok mengalami penurunan rata-rata sebesar 50% atau 100 pabrik setiap tahunnya. Badan Kebijakan Fiskal (2017) menunjukkan, dari 2011 hingga 2017 perusahaan rokok menurun tajam, dari 1.664 perusahaan (2011) menjadi 487 perusahaan saja yang masih beroperasi pada 2017. "Salah satu penyebabnya ialah penyederhanaan struktur dan peningkatan tarif cukai rokok yang dilakukan pemerintah secara berkesinambungan," katanya, Jumat (30/8/2019).

Oleh karena itu, pemerintah perlu mempertimbangkan penyederhanaan golongan pabrik. Candra meminta pemerintah sebaiknya mempertahankan golongan saat ini (10 tier), dan masih bisa menaikkan tarif cukai.

"Dalam model simulasi yang kita buat, tarif naik tidak apa-apa, tetapi golongan jangan sampai diperkecil lagi, misal 10 tier menjadi 8 tier. Secara umum, jika pemerintah menaikkan tarif, jumlah produksi rokok akan turun, terutama pada industri rokok kretek," terangnya.

Selain mempertahankan tier yang sudah ada, Candra juga mewanti-wanti pemerintah harus siap-siap mengenakan barang kena cukai (BKC) yang sudah banyak dibahas baik oleh akademisi maupun pemerhati cukai.

"Apalagi melihat perkembangan ekonomi nasional yang sedang gundah, akan sangat baik jika pemerintah tidak terlalu membebani IHT (Industri Hasil Tembakau), mengingat lapangan kerja serta sektor hulu yang masih menampung lumayan besar jumlah tenaga kerja," imbuhnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perlunya Deregulasi...
Perlunya Deregulasi Aturan IHT demi Wujudkan Indonesia Incorporated
Serikat Pekerja Minta...
Serikat Pekerja Minta Tidak Ada Kenaikan Cukai untuk Sigaret Kretek Tangan
Cukai Rokok Naik, Petani...
Cukai Rokok Naik, Petani Tembakau Makin Menderita
Produksi Tembakau Olahan...
Produksi Tembakau Olahan Diproyeksikan Merosot 16%
Simplifikasi Cukai Rokok...
Simplifikasi Cukai Rokok Jalan Panjang Menuju Perubahan
Mau Jadi Perokok di...
Mau Jadi Perokok di RI, Siap-siap Rogoh Kocek Sangat Dalam
Berita Terkini
Perang dengan AS Kian...
Perang dengan AS Kian Memanas, Iran Ancam Hentikan Semua Ekspor Energi dari Timur Tengah
44 menit yang lalu
Menteri PU Jawab Isu...
Menteri PU Jawab Isu Keponakan Jadi Komisaris: Lu Bisa Buktikan, Gue Kasih Umrah
10 jam yang lalu
Menteri Dody Akui Mutasi...
Menteri Dody Akui Mutasi Pejabat PU, Tapi Tepis karena Bocornya Surat Perjalanan ke AS
11 jam yang lalu
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
11 jam yang lalu
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
11 jam yang lalu
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
12 jam yang lalu
Infografis
Diskon Tarif Tol Lebaran...
Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Sampai 30%, Cek Tanggal Berlakunya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved